Tim bulutangkis putra China melaju ke final Thomas Cup 2026 setelah menumbangkan Denmark dengan skor telak 3-0 di Horsens, Minggu (3/5) dini hari WIB. Kemenangan meyakinkan ini memastikan duel perebutan gelar juara melawan Prancis yang lebih dulu lolos usai menyingkirkan India.
Shi Yu Qi tampil beringas saat menghadapi tunggal putra andalan Denmark, Anders Antonsen. Pebulutangkis nomor satu dunia tersebut langsung tancap gas sejak awal gim pertama untuk mengamankan skor 21-16 melalui variasi serangan mematikan.
Memasuki gim kedua, kendali permainan sepenuhnya berada di tangan Shi Yu Qi. Antonsen seolah kehilangan akal meredam tekanan hingga tertinggal sangat jauh. China memimpin 1-0 setelah Shi Yu Qi menang dengan skor sangat mencolok 21-5 di gim penentu tersebut.
Kemenangan cepat di partai pembuka ini memberikan suntikan kepercayaan diri luar biasa bagi skuat Negeri Tirai Bambu. Publik tuan rumah di Horsens dibuat terdiam melihat performa klinis yang ditunjukkan oleh tunggal putra utama China tersebut.
Laga berlanjut ke sektor ganda putra yang mempertemukan Wang Chang/Liang Wei Keng melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. Duel ini berlangsung dengan intensitas tinggi dan tempo permainan yang sangat cepat sejak servis pertama dilakukan.
Pasangan China sukses meredam agresivitas Astrup/Rasmussen hanya dalam waktu 34 menit. Wang/Liang memenangi adu drive dan penempatan bola yang akurat untuk mengunci kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-18 dan 21-17.
Hasil ini membuat posisi Denmark semakin terpojok di hadapan pendukungnya sendiri. China unggul 2-0 dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tempat di partai puncak Thomas Cup edisi kali ini.
Tiket final akhirnya resmi disegel oleh Li Shi Feng di partai ketiga. Menghadapi Magnus Johannesen yang menduduki peringkat 41 dunia, Feng yang merupakan peringkat 7 dunia sempat mendapatkan perlawanan sengit yang tidak terduga dari wakil Denmark tersebut.
Setelah mengamankan gim pertama dengan skor tipis 21-19, Feng kehilangan fokus di gim kedua dan harus menyerah 18-21. Namun, kematangan mental berbicara di gim penentuan. Li Shi Feng mengamuk dan menutup gim ketiga dengan skor meyakinkan 21-9.
Kemenangan Li Shi Feng memastikan China menang mutlak 3-0 atas Denmark. Pertandingan ini memakan durasi yang jauh lebih lama dibandingkan laga semifinal lainnya yang mempertemukan Prancis melawan India.
Kemenangan atas Denmark membawa China melaju ke babak final Thomas Cup 2026 untuk menghadapi Prancis. Tim ayam jantan sendiri melangkah ke final dengan performa yang tidak kalah impresif setelah melibas India dengan skor 3-0.
Duel final ini diprediksi bakal menjadi panggung pembuktian bagi China untuk kembali menegaskan dominasi mereka di supremasi bulutangkis beregu putra dunia. Di sisi lain, Prancis yang tampil mengejutkan sepanjang turnamen siap menghadirkan ancaman serius bagi ambisi juara Shi Yu Qi dan kawan-kawan.
Pertandingan final Thomas Cup 2026 dijadwalkan berlangsung segera dengan ekspektasi tinggi dari para penggemar bulutangkis global.