Pemprov Sumut Naikkan Gaji Guru PPPK dan GTT Secara Berkala

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 05:35:05 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution mengumumkan kenaikan gaji berkala untuk guru PPPK dan GTT.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik melalui skema kenaikan gaji berkala bagi guru PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap. Kebijakan ini menyasar pengajar di tingkat SMA/SMK guna memastikan standar penghasilan yang lebih layak mulai tahun anggaran mendatang.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menginstruksikan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara untuk mengalokasikan kenaikan gaji guru setiap tahun. Langkah strategis ini diprioritaskan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) dan Guru Tidak Tetap (GTT) di bawah naungan Pemprov Sumut.

Instruksi tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Gebyar Expo Pendidikan 2026 di Lapangan Astaka Dispora Sumut, Sabtu (2/5/2026). Bobby menekankan bahwa kesejahteraan guru merupakan fondasi utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Detail Estimasi Pendapatan Guru di Sumatera Utara

  • Guru PPPK Paruh Waktu: Saat ini menerima gaji sekitar Rp2 juta per bulan dengan target kenaikan berkala setiap tahun.
  • Guru Tidak Tetap (GTT): Honorarium ditetapkan sebesar Rp90 ribu per jam pelajaran.

"Saya minta kesejahteraan guru diperhatikan sebaik-baiknya, jangan malah yang bukan guru lebih besar gajinya, sesuaikan terutama untuk PPPK Paruh Waktu dan GTT, tolong tahun depan naikkan lagi, tiap tahun meningkat biar guru-guru kita lebih sejahtera," tegas Bobby Nasution.

Penguatan Fasilitas dan Akses Kerja Lulusan SMK

Pemerintah Provinsi juga tengah membenahi fasilitas pembelajaran guna mendukung metode deep learning yang dicanangkan pemerintah pusat. Upaya ini bertujuan agar siswa di Sumatera Utara memiliki daya saing yang setara dengan sekolah-sekolah unggulan di tingkat nasional.

Guna mempercepat penyerapan tenaga kerja, Pemprov Sumut meluncurkan sejumlah program strategis dalam Gebyar Expo Pendidikan 2026. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai dunia usaha dan industri (DUDI).

Program Baru Dinas Pendidikan Sumut 2026

  • Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG): Inisiatif untuk memperluas akses pendidikan menengah tanpa beban biaya bagi masyarakat.
  • Aplikasi Sumber Disdik: Platform digital yang menjadi pusat informasi dan layanan administrasi pendidikan di Sumatera Utara.
  • Kemitraan Industri: Kerja sama konkret untuk memastikan kurikulum SMK relevan dengan kebutuhan bursa kerja terkini.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, menjelaskan bahwa rangkaian acara ini juga bertujuan memamerkan kreativitas siswa kepada publik. Selain peluncuran aplikasi, kegiatan ini diramaikan dengan festival seni dan kompetisi keterampilan yang melibatkan ribuan siswa dari Medan dan sekitarnya.

Peningkatan anggaran kesejahteraan ini diharapkan mampu memotivasi para pendidik untuk mencetak lulusan yang siap menjawab tuntutan industri. Informasi lebih lanjut mengenai pembaruan status kesejahteraan dan program pendidikan dapat dipantau melalui kanal resmi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.

Pastikan kualifikasi dan administrasi Anda sebagai tenaga pendidik tetap mutakhir untuk mendapatkan manfaat dari kebijakan kesejahteraan terbaru ini.

Reporter: Redaksi
Back to top