Kuflet Padang Panjang Latih Anggota Menulis Siaran Pers Perkuat Literasi

Penulis: Irwansyah Hakim  •  Jumat, 08 Mei 2026 | 12:07:01 WIB
Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang menggelar pelatihan penulisan siaran pers bersama wartawan senior Jon Kennedy.

PADANG PANJANG — Komunitas Seni Kuflet menghadirkan wartawan senior, Jon Kennedy, untuk memberikan materi khusus mengenai teknik penulisan siaran pers dan mekanisme kerja media massa kepada para anggotanya pada akhir pekan lalu. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam bagi para pegiat seni mengenai cara menyusun berita yang menarik serta memahami nilai berita dari sebuah peristiwa kebudayaan.

Dalam sesi tersebut, Jon Kennedy memaparkan proses kerja pers mulai dari tahap pencarian fakta di lapangan hingga teknik menyusun narasi yang layak publikasi. Para peserta juga diajak memahami dasar-dasar penulisan siaran pers yang efektif agar kegiatan komunitas dapat tersampaikan dengan jelas kepada masyarakat luas.

Gandeng Wartawan Senior: Bedah Teknik Penulisan dan Cara Kerja Pers

Pimpinan Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang, Dr. Sulaiman Juned, M.Sn., menegaskan bahwa seluruh anggota aktif kini diwajibkan menulis siaran pers dari setiap agenda yang dijalankan. Hal ini mencakup kegiatan diskusi, sastra, pertunjukan seni, hingga aktivitas kebudayaan lainnya yang digelar oleh komunitas tersebut.

“Menulis siaran pers penting untuk melatih anggota berpikir runtut, menyampaikan fakta secara jelas, dan membangun kemampuan berkomunikasi melalui tulisan,” ujar Sulaiman Juned pada Kamis (7/5).

Menurutnya, penguasaan literasi di lingkungan komunitas seni tidak boleh diabaikan. Ia memandang bahwa kemampuan menulis merupakan alat vital bagi seniman untuk merawat gagasan dan mendokumentasikan setiap proses kreatif yang mereka lalui di panggung maupun di balik layar.

Sulaiman Juned: Kemampuan Menulis Tidak Lahir Secara Instan

Sulaiman menekankan bahwa kemahiran dalam merangkai kata memerlukan proses latihan yang berkelanjutan dan tidak dapat diperoleh dalam waktu singkat. Oleh karena itu, menulis siaran pers menjadi metode latihan paling praktis yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian para pegiat Kuflet.

“Kemampuan menulis tidak lahir secara instan, melainkan harus terus diasah melalui latihan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kebiasaan menulis, Sulaiman berharap generasi muda di komunitasnya memiliki bekal yang kuat untuk terlibat aktif dalam dunia media. Keterampilan ini dianggap sebagai investasi jangka panjang bagi para anggota agar mampu menyuarakan gerakan kebudayaan secara lebih luas dan profesional.

Dokumentasi Gagasan sebagai Bagian Gerakan Kebudayaan

Selain sebagai sarana komunikasi publik, kemampuan menulis diharapkan dapat membangun budaya dokumentasi yang rapi di internal Kuflet. Sulaiman Juned berambisi menjadikan komunitas seni ini tidak hanya tangguh dalam berkarya di atas panggung, tetapi juga konsisten dalam merawat tradisi intelektual melalui tulisan.

Langkah mendatangkan praktisi media seperti Jon Kennedy menjadi bagian dari upaya serius Kuflet untuk menjembatani dunia seni dengan dunia literasi formal. Dengan pemahaman tentang cara kerja pers, para anggota diharapkan lebih jeli dalam melihat potensi berita dari setiap karya seni yang mereka hasilkan.

Reporter: Irwansyah Hakim
Sumber: beritarakyataceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top