Telkom Perkuat Konektivitas Papua, Resmikan Kabel Laut Pukpuk ke PNG

Penulis: Zulkifli Arief  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 14:12:01 WIB
Telkom resmi mengoperasikan kabel laut Pukpuk yang menghubungkan Jayapura dengan Papua Nugini.

Jaringan serat optik di ujung timur Indonesia kini resmi tersambung ke Papua Nugini setelah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengoperasikan kabel laut Pukpuk. Infrastruktur strategis ini berfungsi memperpendek celah digital di wilayah perbatasan sekaligus mempertegas posisi perusahaan sebagai pemain kunci hub telekomunikasi di kawasan Pasifik.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, Telin, secara resmi mengoperasikan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Pukpuk yang menghubungkan Jayapura dengan Vanimo. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam integrasi infrastruktur digital antara Indonesia dan Papua Nugini. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan internet bagi masyarakat di kedua sisi perbatasan negara.

Peresmian jembatan digital ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara TelkomGroup dengan PNG DataCo, perusahaan telekomunikasi milik negara Papua Nugini. Kehadiran kabel laut ini memberikan alternatif jalur komunikasi yang lebih stabil dan cepat dibandingkan koneksi satelit yang selama ini mendominasi. Infrastruktur ini sekaligus menjadi bagian dari penguatan jaringan backbone serat optik nasional.

Memperpendek Jarak Digital di Perbatasan

Pembangunan SKKL Pukpuk difokuskan untuk menyediakan akses data berkapasitas besar dengan tingkat latency yang rendah. Jayapura kini tidak hanya menjadi titik akhir jaringan domestik, tetapi bertransformasi menjadi gerbang internasional baru bagi lalu lintas data ke arah timur. Hal ini memberikan dampak langsung pada efisiensi komunikasi bisnis dan layanan publik di wilayah Papua.

Masyarakat di Vanimo dan sekitarnya kini dapat menikmati akses internet yang terhubung langsung ke jaringan global melalui infrastruktur Telkom di Indonesia. Sinergi ini menciptakan efisiensi operasional bagi operator telekomunikasi di Papua Nugini yang kini memiliki akses lebih dekat ke pusat data regional. Secara teknis, kabel laut ini dirancang untuk menahan kondisi lingkungan bawah laut yang ekstrem demi menjamin keberlangsungan layanan.

Pihak manajemen Telkom menyatakan bahwa proyek ini adalah bentuk nyata dari visi perusahaan untuk menjadi digital telco pilihan utama di kawasan. Koneksi ini tidak sekadar urusan teknis kabel bawah laut, melainkan upaya membangun ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif. Wilayah terdepan Indonesia kini memiliki posisi tawar lebih tinggi dalam peta konektivitas global.

Ambisi Menjadi Hub Telekomunikasi Regional

Pengoperasian kabel Pukpuk memperkuat portofolio infrastruktur internasional Telkom yang kini telah menjangkau berbagai benua. Emiten berkode saham TLKM ini terus agresif melakukan ekspansi kabel laut untuk menghubungkan Indonesia dengan pusat-pusat data dunia di Singapura, Hong Kong, hingga Eropa dan Amerika Serikat. Papua kini masuk dalam radar pengembangan jalur internasional tersebut.

Ekspansi ini sejalan dengan program pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat trafik data di Asia Tenggara. Dengan menghubungkan Papua Nugini, Telkom membuka peluang pasar baru yang potensial di kawasan Pasifik Selatan. Kerjasama ini diproyeksikan akan diikuti oleh pengembangan layanan digital lainnya, mulai dari data center hingga solusi enterprise bagi korporasi di negara tetangga.

Integrasi jaringan ini juga mendukung keandalan Palapa Ring Timur yang telah beroperasi sebelumnya. Jika terjadi gangguan pada satu jalur, SKKL Pukpuk dapat menjadi jalur proteksi untuk memastikan komunikasi di wilayah Papua tetap terjaga. Keandalan jaringan menjadi kunci utama dalam menarik investasi masuk ke wilayah timur Indonesia.

Dampak Nyata bagi Ekonomi Lokal

Kehadiran internet cepat di perbatasan akan memicu pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mulai merambah pasar digital. Pelaku usaha di Jayapura kini lebih mudah melakukan transaksi perdagangan lintas batas dengan dukungan infrastruktur komunikasi yang mumpuni. Digitalisasi di sektor pemerintahan juga dapat berjalan lebih optimal, terutama dalam pelayanan administrasi kependudukan dan kesehatan.

Sektor pendidikan di wilayah terpencil Papua juga diprediksi akan merasakan manfaat besar dari akses informasi yang lebih terbuka. Para pelajar dan tenaga pengajar kini memiliki akses ke sumber belajar digital yang sama kualitasnya dengan wilayah di Pulau Jawa. Infrastruktur ini menjadi modal dasar bagi pengembangan sumber daya manusia di wilayah timur Indonesia dalam jangka panjang.

TelkomGroup memastikan akan terus melakukan pemeliharaan rutin dan pengembangan kapasitas pada jalur Pukpuk seiring dengan meningkatnya permintaan data. Proyek ini menjadi bukti bahwa BUMN mampu menjalankan peran ganda sebagai mesin penggerak ekonomi sekaligus penyedia infrastruktur pelayanan publik. Konektivitas tanpa batas di ujung timur kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan realitas fisik yang siap menggerakkan roda ekonomi kawasan.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: bisnis.espos.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top