Kementerian Kelautan dan Perikanan resmi membuka pendaftaran rekrutmen Awak Kapal Perikanan (AKP) 2026 untuk mengisi berbagai posisi di kapal penangkap ikan. Program ini menyasar tenaga kerja produktif yang siap ditempatkan pada armada perikanan domestik maupun internasional melalui jalur resmi pemerintah. Calon pelamar diwajibkan memenuhi standar kualifikasi fisik dan sertifikasi kompetensi maritim yang ketat.
Peluang kerja di sektor maritim kembali terbuka lebar bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah melalui kementerian terkait telah merilis pengumuman resmi mengenai rekrutmen Awak Kapal Perikanan (AKP) untuk periode penempatan tahun 2026. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil sekaligus menekan angka pengiriman kru kapal non-prosedural yang berisiko tinggi.
Pembukaan rekrutmen jauh hari sebelum tahun penempatan bertujuan memberikan waktu bagi calon pelamar untuk melengkapi dokumen mandatori pelayaran. Pekerjaan ini menawarkan paket remunerasi yang kompetitif serta perlindungan jaminan sosial sesuai regulasi ketenagakerjaan maritim yang berlaku.
Berdasarkan kebutuhan operasional kapal perikanan, berikut adalah beberapa posisi yang dibuka dalam rekrutmen kali ini:
Sektor perikanan industri menuntut ketahanan fisik yang prima dan legalitas dokumen yang sah. Berikut syarat utama yang harus dipenuhi:
Pendaftaran dilakukan secara terpusat melalui website resmi instansi terkait. Calon pelamar diharapkan waspada terhadap segala bentuk pungutan liar atau tawaran dari oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Informasi detail mengenai tautan pendaftaran dan batas akhir pengiriman berkas dapat diakses melalui pengumuman resmi di papan informasi kantor dinas perikanan setempat atau kanal digital kementerian.
Pastikan seluruh sertifikat kompetensi yang Anda miliki telah terakreditasi dan terdata dalam database nasional untuk mempercepat proses verifikasi administrasi.
Secara umum, batas usia pelamar berkisar antara 18 hingga 35 tahun untuk posisi pemula (entry level). Namun, bagi posisi teknis yang membutuhkan pengalaman khusus seperti bagian mesin, batas usia dapat diberikan kelonggaran hingga 40 tahun selama kondisi fisik dinyatakan bugar oleh tim medis.
Ya, sertifikat Basic Safety Training (BST) merupakan syarat mutlak dan tidak dapat dinegosiasikan. Dokumen ini membuktikan bahwa calon awak kapal telah memahami prosedur penyelamatan diri, pemadaman kebakaran, dan pertolongan pertama dalam keadaan darurat di tengah laut.
Kontrak kerja biasanya berlangsung selama 1 hingga 2 tahun dengan opsi perpanjangan. Kontrak tersebut mencakup detail gaji pokok, bonus tangkapan, asuransi kesehatan, serta jaminan kepulangan ke negara asal setelah masa kontrak berakhir sesuai dengan aturan MLC (Maritime Labour Convention).