Pertamina Patra Niaga membuka layanan uji emisi gratis di 14 SPBU wilayah Jabodetabek pada 9-10 dan 23-24 Mei 2026. Program ini menargetkan 7.000 kendaraan dan menjadi bagian dari kampanye "Bijak Pakai Energi" untuk mendorong perawatan mesin serta penggunaan bahan bakar berkualitas.
Pemilik kendaraan di Jakarta dan sekitarnya bisa mendapatkan uji emisi tanpa biaya di SPBU Pertamina. Cukup tunjukkan akun MyPertamina yang sudah terdaftar, pengguna langsung bisa mengikuti pemeriksaan gas buang kendaraannya.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, mengatakan program ini digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga performa mesin. "Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam bijak menggunakan bahan bakar sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih baik," ujarnya di Jakarta, Senin (11/5).
Pertamina membagi pelaksanaan uji emisi ke dalam dua tahap. Tahap pertama pada 9-10 Mei 2026 mencakup tujuh titik SPBU, mulai dari Sawah Besar Jakarta Pusat, Jagakarsa dan Fatmawati Jakarta Selatan, Kelapa Gading Jakarta Utara, Pasar Rebo Jakarta Timur, Daan Mogot Jakarta Barat, hingga BSD Tangerang Selatan. Layanan dibuka pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.
Tahap kedua akan berlangsung pada 23-24 Mei 2026 di tujuh SPBU lainnya. Program ini merupakan kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat.
Selain sertifikat uji emisi, peserta juga berkesempatan mendapatkan e-voucher MyPertamina senilai Rp25.000 dan merchandise langsung di lokasi. Sejumlah pelanggan yang sudah menjajal layanan ini mengaku puas dengan hasilnya.
Andi, pengguna Pertamina Dex asal Bintaro, mengikuti uji emisi di SPBU BSD City. "Dengan BBM yang berkualitas ini sudah terbukti langsung nih tadi kita uji emisi dan hasilnya bagus banget. Karena dengan Dex udah kerasa banget dan terbukti juga lebih irit," katanya.
Budi, pelanggan Pertamax Turbo, menilai bahan bakar dengan oktan tinggi membuat mesin lebih bersih. "Pengaruh banget ya. Harusnya sih worth it ya, kan mesin juga lebih bersih, jadi interval penggantian oli harusnya bisa lebih lama," ujarnya di SPBU Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Sandi, pengguna Pertamax Series, juga merasakan dampak positif. "Kalau pakai BBM dengan RON yang bagus, ya pasti hasilnya juga pasti bagus dan saya merasa lebih irit lah dibanding yang subsidi," katanya.
Pengecekan emisi membantu pemilik kendaraan mengetahui kondisi mesin dan sistem pembakaran. Hasil uji yang baik menandakan bahan bakar terbakar sempurna, yang berarti konsumsi BBM lebih efisien dan polusi berkurang. Pertamina menekankan program ini sebagai langkah sederhana untuk mendukung penggunaan energi yang lebih bertanggung jawab.