Tiga seri iPhone mengalami kenaikan harga per 11 Mei 2026, dengan kenaikan tertinggi mencapai Rp 400.000 pada model iPhone 16 512 GB. Satu varian justru turun drastis, yaitu iPhone 16 Pro Max 512 GB yang dipotong Rp 1,7 juta. Update harga ini dihimpun dari distributor resmi seperti Blibli dan bisa berbeda di setiap mitra.
Distributor resmi iPhone di Indonesia kembali menyesuaikan harga jual perangkat mereka. Berdasarkan pantauan Kompas.com pada 11 Mei 2026, mayoritas model iPhone 15, iPhone 16, dan iPhone 17 series mengalami kenaikan harga dibandingkan periode 4 Mei lalu.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada iPhone 16 varian 512 GB. Harganya naik sekitar Rp 400.000, dari Rp 20.579.020 menjadi Rp 20.999.000. iPhone 16 128 GB juga naik Rp 300.000, dari Rp 14.699.000 ke Rp 14.999.000.
Sementara itu, iPhone 17 Pro 512 GB naik Rp 250.000, dari Rp 27.749.000 menjadi Rp 27.999.000. Semua harga tersebut merupakan harga yang tercantum di situs distributor resmi, bukan harga ritel atau promo dari e-commerce tertentu.
Di tengah tren kenaikan, satu model justru mengalami penurunan harga yang cukup besar. iPhone 16 Pro Max 512 GB kini dibanderol Rp 23.770.000, turun sekitar Rp 1,7 juta dari harga sebelumnya yang mencapai Rp 25.499.000 pada 4 Mei 2026.
Penurunan ini bisa menjadi pertimbangan bagi pengguna yang mengincar model Pro Max dengan kapasitas penyimpanan besar. Namun, ketersediaan stok dan harga di masing-masing distributor bisa berbeda.
Berikut adalah harga terbaru untuk setiap seri iPhone yang masih tersedia di distributor resmi per 11 Mei 2026:
Kompas.com menghimpun data ini langsung dari website distributor resmi, termasuk Blibli. Harga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan dan promo masing-masing distributor.
Tidak. Harga yang disebutkan merupakan acuan dari distributor resmi dan bisa berbeda antar satu mitra dengan mitra lainnya. Konsumen disarankan untuk mengecek langsung ke toko atau platform resmi sebelum membeli.
Penyesuaian harga seperti ini umum terjadi karena fluktuasi nilai tukar mata uang, biaya impor, atau perubahan kebijakan distribusi. Apple tidak secara langsung mengendalikan harga eceran di Indonesia, sehingga setiap distributor memiliki kebijakan harga sendiri.
Bagi pengguna yang ingin mendapatkan harga terbaik, membandingkan harga antar distributor dan memantau promo periodik bisa menjadi langkah cerdas sebelum memutuskan membeli.