PORA XV di Aceh Jaya Tetap Digelar November 2026, DPRA Minta Kajian Anggaran Lebih Matang

Penulis: Faisal Hasbi  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 17:12:02 WIB
Ketua Komisi VI DPRA menegaskan PORA XV Aceh Jaya tetap digelar November 2026 sesuai jadwal.

BANDA ACEH — Ketua Komisi VI DPRA, Nazaruddin SI Kom, menegaskan pihaknya sepakat PORA XV digelar sesuai jadwal awal. Namun ia mengingatkan bahwa kelayakan pendanaan multi-event itu harus menjadi prioritas kajian internal komisi sebelum keputusan final diambil.

“Semua ini tentu juga tergantung dengan mitra eksekutif, namun esensinya, saya setuju saja PORA itu dilaksanakan sesuai jadwal semula,” kata Nazaruddin yang akrab disapa Teungku Agam itu, Kamis (14/5/2026).

Menurut mantan Wali Kota Sabang tersebut, PORA XV berfungsi sebagai ajang seleksi atlet paling kredibel menuju Pra PON, Porwil, hingga PON ke-22 di NTB/NTT pada 2028. Tanpa event ini, rantai pembinaan atlet Aceh dinilai bakal terputus.

Kesiapan Tuan Rumah dan Kolaborasi Venue

Ketua Harian PB PORA XV yang juga Ketua KONI Aceh Jaya, Muslim HS, menyatakan daerahnya siap menjadi tuan rumah. Namun ia menekankan bahwa pihaknya masih menunggu arahan resmi Gubernur Aceh sebagai pemegang otoritas utama.

“Prinsipnya kami siap saja, termasuk berkolaborasi dengan daerah lain untuk menjadi tuan rumah venue cabor yang belum tersedia di Aceh Jaya,” ujar Muslim beberapa hari lalu.

29 Cabang Olahraga, Pra PORA Sempat Tertunda Bencana

PORA ke-15 mempertandingkan 29 cabang olahraga. Nyaris semua cabang telah menuntaskan seleksi Pra PORA, meski sempat tertunda akibat banjir dan longsor yang melanda Aceh pada akhir November 2025.

Desakan agar PORA tetap tepat jadwal juga datang dari hampir seluruh pengurus provinsi (pengprov) cabang olahraga yang atletnya telah mengikuti Pra PORA. Mereka menilai penundaan lebih lanjut akan mengganggu persiapan atlet menuju event nasional.

Kapan Keputusan Gubernur Diharapkan?

Hingga berita ini diturunkan, Gubernur Aceh belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait jadwal pelaksanaan PORA XV. DPRA dan KONI Aceh berharap arahan eksekutif segera turun agar persiapan teknis dan anggaran bisa dimatangkan.

Nazaruddin menambahkan, kajian internal Komisi VI akan difokuskan pada ketersediaan anggaran di APBA dan potensi efisiensi tanpa mengurangi kualitas event. “Kami ingin PORA ini tidak hanya on schedule, tapi juga on budget,” pungkasnya.

Reporter: Faisal Hasbi
Sumber: habanusantara.net This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top