BANDA ACEH — Modus penipuan dengan menyamar sebagai pejabat kepolisian kembali terjadi di Aceh. Kali ini, oknum tak bertanggung jawab mencatut nama Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana untuk meminta uang kepada warga melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp.
Pelaku menggunakan foto profil Kapolresta Banda Aceh agar korban percaya. Sejumlah warga dilaporkan nyaris menjadi korban sebelum akhirnya melapor ke pihak berwenang.
Kombes Pol Andi Kirana mengonfirmasi bahwa dirinya tidak pernah meminta uang atau menawarkan kerja sama dalam bentuk apa pun kepada masyarakat. “Jika ada yang mengatasnamakan saya, itu adalah penipuan,” kata Andi, Minggu (17/5/2026).
Ia mengungkapkan salah satu nomor yang digunakan pelaku adalah 0823-6476-3451. Namun, pelaku dimungkinkan menggunakan nomor lain untuk melancarkan aksinya. “Saya hanya memiliki satu nomor saja,” ujarnya.
Andi meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap permintaan uang melalui telepon, terutama yang mengatasnamakan pejabat atau institusi tertentu. Warga diminta segera mencatat nomor pelaku dan melaporkannya kepada pihak berwenang.
Untuk pengaduan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 atau layanan “Lapor Pak Kapolresta” di nomor 0813-6172-484.
“Mari kita jaga bersama nama baik kepolisian. Waspada terhadap kejahatan siber dan jangan biarkan oknum mempermainkan rasa percaya masyarakat dengan melakukan berbagai upaya penipuan,” kata Andi.
Andi menambahkan, partisipasi masyarakat sangat penting untuk mencegah jatuhnya korban lain serta menghentikan aksi pelaku. Ia mengimbau warga agar lebih berhati-hati apabila menerima telepon atau pesan yang mengatasnamakan pejabat kepolisian.
Penipuan dengan modus catut nama pejabat publik marak terjadi di berbagai daerah. Warga diimbau selalu melakukan verifikasi sebelum merespons permintaan uang atau data pribadi melalui telepon.