ACEH TENGGARA — Rapat persiapan akhir digelar panitia qurban Kemenag Aceh Tenggara di ruang media center, Rabu (20/5/2026). Fokus utama pembahasan bukan hanya pada teknis penyembelihan, melainkan juga pendistribusian daging agar tepat sasaran.
Dari total 24 ekor sapi yang terkumpul, penyembelihan terbanyak berlangsung di halaman Kantor Kemenag Aceh Tenggara, yakni 15 ekor. Sisanya tersebar di tiga madrasah negeri: MTsN 2 Aceh Tenggara sebanyak 5 ekor, MIN 10 Aceh Tenggara 1 ekor, dan MIN 5 Aceh Tenggara 3 ekor.
Seluruh hewan qurban berasal dari partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag setempat. Tidak ada dana dari luar instansi.
Ketua Panitia Qurban, Dr Muliadi Imami M Si, menyebut pihaknya sudah memetakan penerima manfaat di setiap lokasi. “Kami bersama seluruh panitia terus mematangkan persiapan pelaksanaan qurban, mulai dari pendataan peserta, kesiapan lokasi penyembelihan, pembagian tugas panitia, hingga mekanisme pendistribusian daging qurban kepada masyarakat,” ujarnya.
Distribusi daging diprioritaskan untuk warga di sekitar kantor dan madrasah. Panitia juga menyiapkan skema pencatatan penerima agar tidak terjadi tumpang tindih bantuan dengan lembaga lain.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Bagi para ASN Kemenag Aceh Tenggara, qurban menjadi momentum memperkuat solidaritas internal dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Semoga pelaksanaan qurban tahun ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi kita semua,” kata Muliadi menambahkan. Ia optimistis semangat gotong royong akan membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.
Panitia menargetkan proses penyembelihan dan distribusi selesai dalam satu hari pada hari raya Iduladha nanti.