BANDA ACEH — Wali Kota Banda Aceh, Illiza, secara langsung menyerahkan bonus dan reward kepada para kafilah MTQ Kota Banda Aceh di Pendopo Wali Kota, Kamis (21/5/2026). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan para peserta dalam ajang MTQ Provinsi Aceh.
Illiza menyampaikan rasa bangganya atas capaian para kafilah. Ia menilai prestasi yang diraih sangat luar biasa, terutama dengan keberhasilan meloloskan 23 nomor lomba ke babak final.
"Prestasi ini luar biasa dan patut diapresiasi. Bonus ini adalah wujud terima kasih Pemerintah Kota atas perjuangan dan dedikasi para kafilah," ujar Illiza di hadapan para penerima bonus dan undangan yang hadir.
Illiza menegaskan bahwa prestasi ini harus ditingkatkan pada MTQ mendatang di Kabupaten Aceh Barat Daya tahun 2027. Ia mengingatkan bahwa Kota Banda Aceh telah 10 kali meraih Juara Umum, terakhir pada 2023 di Simeulue.
"Kota Banda Aceh harus mampu merebut kembali gelar juara umum," ungkapnya.
Target tersebut, kata Illiza, membutuhkan persiapan matang dan pembinaan berkelanjutan. Ia meminta Dinas Syariat Islam (DSI) untuk mengoptimalkan Pusat Pengembangan Qari (PPQ) serta menghidupkan kembali program Sekolah Pengembangan dan Pembinaan Qari (SPPQ) yang pernah diluncurkan pada 2016.
Program SPPQ dinilai sebagai wadah strategis untuk pembinaan kader Qur'ani secara berkelanjutan. Dengan menghidupkan kembali program ini, Pemko Banda Aceh berharap regenerasi peserta MTQ bisa berjalan lebih terstruktur.
Pada akhir kesempatan, Illiza mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga pendidikan, dayah, masjid, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembinaan Al-Qur'an.
"Keberhasilan MTQ adalah tanggung jawab bersama. Selamat kepada para kafilah, terus tingkatkan prestasi," pungkasnya.