Peresmian fasilitas ini dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Main Dealer Capella Dinamik Nusantara Riau pada pertengahan Mei lalu. Dengan hadirnya Pos AHASS TEFA, siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga merasakan ritme kerja industri servis sepeda motor secara langsung.
Pos AHASS TEFA di SMKN 3 Mandau didukung tiga pit kerja yang mampu menangani 12 unit sepeda motor Honda setiap harinya. Layanan yang tersedia meliputi perawatan berkala, penggantian oli, hingga penyediaan suku cadang asli Honda Genuine Part (HGP).
Seluruh pekerjaan servis dilakukan oleh para siswa yang telah lulus Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda. Proses pengerjaan tetap diawasi langsung oleh teknisi ahli dari AHASS Capella Service Center (CSC) Duri untuk memastikan kualitas sesuai standar pabrikan.
Bagi konsumen setia motor Honda di wilayah Duri dan sekitarnya, kehadiran pos ini memangkas jarak tempuh ke bengkel resmi. Layanan purna jual Honda kini dapat diakses dalam radius sekitar 20 kilometer dari pusat kota.
Pos ini juga dilengkapi front desk konsultasi dan ruang tunggu bagi konsumen yang menunggu proses servir kendaraannya. Konsep ini dirancang agar pengalaman pelanggan setara dengan layanan di AHASS kota besar.
Muhammad Faried Hidayat, siswa kelas XI jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), mengaku fasilitas ini mengubah cara pandangnya terhadap dunia kerja. “Metode pembelajaran praktik Pos AHASS TEFA memberikan pengalaman bagi kami para pelajar untuk memahami ritme kerja industri sesungguhnya agar dapat memberikan layanan terbaik bagi konsumen,” ujar Faried.
Sebelum menjadi Pos AHASS TEFA, SMKN 3 Mandau telah ditetapkan sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) untuk pelaksanaan UKK bersertifikasi. Hal ini membuktikan kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia di sekolah tersebut.
Kepala SMKN 3 Mandau, Agus Subagiyo, ST., M.Si., mengatakan peresmian ini menjadi langkah konkret dunia pendidikan dalam menjembatani siswa ke dunia industri. “Peresmian Pos AHASS TEFA ini menjadi fondasi kami untuk mengembangkan siswa agar mampu merasakan dunia industri di sekolah dan memberikan layanan purna jual yang berkualitas,” kata Agus.
Ia berkomitmen menjadikan fasilitas ini sebagai pusat belajar nyata agar lulusan siap terserap industri atau mandiri sebagai wirausaha.
General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pengembangan pendidikan vokasi yang telah dijalankan perusahaan sejak 2010 melalui kurikulum TBSM Astra Honda. “Kami berharap kehadiran Pos AHASS TEFA di Kota Duri tidak hanya menjadi sarana belajar yang riil bagi siswa, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujar Muhibbuddin.
Dengan diresmikannya Pos AHASS TEFA di SMKN 3 Mandau, total fasilitas serupa kini berjumlah 30 titik yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia.