Karhutla Landa Tiga Titik di Solok, Aceh Singkil, dan Aceh Timur, BNPB Minta Pemda Siagakan Patroli

Penulis: Zulkifli Arief  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 11:21:31 WIB
Tim BPBD Kabupaten Solok berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas tiga hektare tanpa korban jiwa.

JAKARTA — Kebakaran hutan dan lahan kembali melanda sejumlah daerah. Titik terluas berada di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Lahan seluas tiga hektare di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, terbakar pada Senin (1/6) pukul 18.30 WIB.

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok berhasil memadamkan api dalam waktu kurang dari empat jam. Api padam pada pukul 22.00 WIB tanpa korban jiwa.

Dua Titik Karhutla di Aceh, Satu Hektare Ludes per Lokasi

Di Provinsi Aceh, dua kebakaran lahan terjadi hampir bersamaan. Pertama, di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, pada Senin (1/6) pukul 12.45 WIB. Api baru berhasil dipadamkan keesokan harinya, Selasa (2/6), setelah BPBD berkolaborasi dengan instansi terkait. Lahan seluas satu hektare hangus terbakar.

Kebakaran kedua terjadi di Gampong Tumpok Teungoh, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, pada Minggu (31/5). Tiga unit armada pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Tim gabungan berhasil memadamkan satu hektare lahan tanpa korban jiwa.

BNPB: Musim Kemarau Picu Lonjakan, Patroli Warga Diperkuat

Melihat tren peningkatan karhutla di awal Juni, BNPB mengeluarkan imbauan khusus kepada seluruh pemerintah daerah. "Kami meminta Pemda untuk meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan patroli bersama masyarakat, serta menyiagakan petugas dan peralatan pemadam di wilayah rawan," demikian pernyataan resmi BNPB.

BPBD diinstruksikan menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Pelarangan membakar lahan untuk membuka ladang atau memproses sampah di lahan kering menjadi fokus utama. BNPB menilai praktik semacam itu sangat berisiko memicu kebakaran meluas, terutama memasuki musim kemarau.

Dominasi Karhutla di Awal Juni 2026

Laporan BNPB mencatat karhutla mendominasi peristiwa bencana pada periode Selasa (2/6) hingga Rabu (3/6). Selain ketiga titik di Solok, Aceh Singkil, dan Aceh Timur, lembaga tersebut juga mencatat kejadian longsor dan banjir di wilayah lain. BNPB mengingatkan kewaspadaan tidak hanya pada kebakaran, tetapi juga potensi hidrometeorologi basah.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengaktifkan posko siaga darurat karhutla dan memastikan ketersediaan sumber daya air untuk pemadaman. Masyarakat yang melihat titik api atau asap tebal diimbau segera melapor ke BPBD setempat atau call center 112.

Reporter: Zulkifli Arief
Sumber: binews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top