ACEH — PLN UID Jakarta Raya berkoordinasi dengan PAM Jaya untuk menyelaraskan jadwal pemeliharaan gardu listrik yang menjadi sumber daya operasional perusahaan air minum tersebut. General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran, mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun jadwal khusus agar aktivitas perawatan tidak bertepatan dengan jam puncak kebutuhan air pelanggan.
"Kami pastikan pemeliharaan dilakukan di luar jam operasional kritis PAM Jaya. Koordinasi sudah berjalan intensif agar tidak ada dampak pada pelanggan," ujar Lasiran dalam keterangan resmi, Selasa (15/4).
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, PLN menyiapkan pasokan listrik cadangan dari gardu lain yang masih terhubung dalam satu jaringan. Skenario ini memungkinkan PAM Jaya tetap beroperasi meskipun gardu utama tengah menjalani perawatan berkala.
PAM Jaya pun diminta menyiapkan genset di titik-titik strategis sebagai langkah antisipasi tambahan. Langkah ini dinilai penting karena Jakarta masih bergantung penuh pada pasokan listrik untuk mengoperasikan pompa dan instalasi pengolahan air.
PAM Jaya melayani lebih dari 1,2 juta sambungan rumah tangga di Jakarta. Gangguan pasokan listrik yang tidak terkoordinasi berpotensi menghentikan produksi air bersih di sejumlah instalasi, terutama di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat yang menjadi area layanan utama.
Lasiran menambahkan bahwa pemeliharaan gardu merupakan prosedur rutin untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. "Kami tidak ingin kegiatan teknis ini justru menimbulkan masalah baru bagi warga. Makanya koordinasi dengan PAM Jaya menjadi prioritas," katanya.
PLN belum merinci secara detail jadwal pemeliharaan per gardu, namun memastikan seluruh kegiatan akan rampung dalam pekan ini. Wilayah yang terdampak pemeliharaan meliputi gardu-gardu yang menyuplai instalasi pengolahan air PAM Jaya di Pejompongan, Pulogadung, dan Cilandak.
Warga yang mengalami kendala pasokan air selama periode pemeliharaan dapat melapor melalui layanan pengaduan PAM Jaya atau PLN. Kedua perusahaan berjanji akan menindaklanjuti laporan dalam waktu 2x24 jam.
PLN mengingatkan jadwal pemeliharaan ini bersifat teknis dan tidak terkait dengan pemadaman listrik bergilir yang pernah terjadi sebelumnya. Perusahaan listrik pelat merah itu juga meminta warga tidak panik jika melihat aktivitas petugas di sekitar gardu listrik.