BANDA ACEH — Mukhtaruddin Usman, CEO Media Aceh, mempertahankan kursi pimpinan tertinggi SPS Aceh setelah memperoleh 19 suara dalam Musda III. Lawannya, Zulfikar yang merupakan pemilik FA News, hanya meraih 18 suara. Selisih satu suara ini langsung disahkan oleh forum setelah seluruh suara dinyatakan sah.
Proses musyawarah berlangsung dinamis. Ketua Steering Committee (SC) Muhammad Saleh, didampingi Barlian Erliadi dan Safrizal, sempat menskor persidangan karena perdebatan sengit mengenai mekanisme pencalonan dan sistem pemungutan suara. Namun, setelah diskusi intensif, seluruh peserta sepakat melanjutkan ke tahap pemilihan.
Ketika penghitungan dimulai, ruang sidang berubah hening. Seluruh perwakilan perusahaan pers menyaksikan proses itu dengan penuh perhatian. Muhammad Saleh menyebut ketatnya persaingan ini mencerminkan tingginya partisipasi anggota dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi.
“Meski berlangsung sengit, seluruh tahapan pemilihan berjalan tertib, transparan, dan tetap berada dalam koridor demokrasi,” kata Muhammad Saleh.
Hasil ini memastikan Mukhtaruddin kembali memimpin SPS Aceh untuk lima tahun ke depan. Organisasi yang mewadahi perusahaan pers di provinsi ujung barat Indonesia itu diharapkan dapat terus memperkuat soliditas dan profesionalisme industri media lokal di tengah tantangan digital.