Istana Bantah Kejar Angka Survei, Mensesneg: Kami Bekerja untuk Rakyat

Penulis: Teuku Fahreza  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 11:53:01 WIB
Mensesneg Prasetyo menyatakan pemerintah tidak menjadikan hasil survei sebagai acuan utama dalam bekerja.

ACEH — Penegasan itu disampaikan Prasetyo di sela perjalanan kereta api menuju Jakarta, Kamis (30/7), usai mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan kerja ke Semarang dan Batang, Jawa Tengah. Ia mengakui pemerintah mengetahui hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis pekan ini, namun memilih untuk tidak menjadikannya sebagai acuan evaluasi utama.

"Sejak awal selalu kami sampaikan, kami bekerja bukan dalam rangka mencari survei," kata Prasetyo kepada wartawan.

Kepuasan Publik Turun di Bawah 60 Persen

Survei SMRC yang dilakukan pada 5-19 Juli 2026 itu mencatat tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo sebesar 51,1 persen. Angka tersebut terdiri dari 46,3 persen responden yang merasa cukup puas dan hanya 4,8 persen yang menyatakan sangat puas.

Hasil ini menurun dibandingkan periode survei sebelumnya. Meski demikian, Prasetyo menilai fluktuasi opini publik adalah hal yang biasa dan tidak akan mengubah arah kebijakan pemerintah.

Program Strategis Jadi Prioritas, Bukan Elektabilitas

Prasetyo menegaskan seluruh kebijakan yang berjalan saat ini dirancang berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Pemerintah, menurut dia, sedang mempercepat sejumlah program strategis nasional yang mencakup penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga percepatan industrialisasi.

"Kami meyakini apa yang kita kerjakan, program yang diputuskan oleh Bapak Presiden, program yang sekarang dikerjakan oleh seluruh kementerian dan lembaga, memang semuanya berorientasi untuk kepentingan masyarakat," ujarnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa Istana tidak akan mengubah pola kerja meskipun popularitas pemerintah tengah menghadapi tekanan. Prasetyo memastikan dinamika survei tidak akan menggoyahkan komitmen kabinet dalam merealisasikan janji kampanye.

Janji Kampanye Jadi Barometer Keberhasilan

Lebih lanjut, Prasetyo menyebut pemerintah akan terus bekerja hingga akhir periode dan menyerahkan penilaian akhir kepada rakyat. Ia optimistis program-program yang tengah dieksekusi akan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.

"Kami yakin rakyat akan bisa menerima semua yang kita jalankan sebagai janji kampanye, sebagai cita-cita kita bersama, sebagai bangsa dan negara yang ingin maju, ingin sejahtera, dan mandiri dalam berbagai bidang," pungkasnya.

Sebelumnya, SMRC merilis data yang menunjukkan adanya penurunan kepuasan publik terhadap kinerja presiden dalam beberapa bulan terakhir. Isu daya beli dan lapangan kerja kerap disebut sebagai faktor yang mempengaruhi sentimen masyarakat, meski pemerintah belum memberikan tanggapan rinci terkait variabel penyebab tersebut.

Istana sejauh ini belum mengumumkan langkah strategis baru untuk merespons tren penurunan tersebut, dan memilih untuk tetap fokus pada percepatan proyek prioritas yang sudah berjalan di daerah.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top