Toyota Hilux Rangga: Ragam Konversi dari MBG hingga Transjakarta

Penulis: Teuku Fahreza  •  Minggu, 13 September 2026 | 10:02:01 WIB
Toyota Hilux Rangga diposisikan sebagai platform kendaraan niaga yang dapat dikonversi sesuai kebutuhan.

ACEH — PT Toyota-Astra Motor (TAM) memposisikan Hilux Rangga bukan sekadar pikap pengangkut barang, melainkan platform yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis maupun layanan publik. Beberapa unit konversi sudah berjalan, dari distribusi frozen food sampai kendaraan operasional pemadam kebakaran.

Konversi untuk Program Makanan Bergizi Gratis

Salah satu konversi yang tengah digarap diarahkan untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Unit ini disiapkan sebagai kendaraan distribusi makanan dalam program pemerintah tersebut.

Selain MBG, ada beberapa varian konversi lain yang sudah diperkenalkan:

  • Hilux Rangga Coll Box (Moda) — distribusi frozen food dengan boks berpendingin
  • Hilux Rangga Flatdeck (maintenance car) — aktivitas logistik dan pemeliharaan
  • ACC Mobile Service — layanan finansial untuk masyarakat di pelosok
  • Firefighter — unit pemadam kebakaran

Mikrotrans Transjakarta Uji Coba Sejak November 2024

Hilux Rangga juga dimodifikasi sebagai angkutan umum Mikrotrans Transjakarta. Uji coba unit ini berjalan sejak November 2024 dan menjadi salah satu bentuk konversi untuk layanan transportasi publik.

Menurut Vice President TAM Jap Ernando Demily, pendekatan konversi ini memang jadi nilai jual utama Hilux Rangga. "Hilux Rangga bukan sekadar kendaraan niaga, melainkan solusi bisnis yang dapat dikustomisasi untuk beragam kebutuhan, mulai dari logistik UMKM, pertanian, layanan publik, hingga pertambangan," ujarnya beberapa waktu lalu.

Ernando menambahkan, Hilux Rangga dirancang agar bisa dikonversi sesuai kebutuhan pelanggan, baik untuk penggunaan fleet maupun non-fleet.

Payload 1,2 Ton dan Dek Rata Bukaan Tiga Arah

Secara teknis, Hilux Rangga mengusung payload hingga 1,2 ton. Dek belakangnya rata dengan bukaan tiga arah, memudahkan bongkar-muat barang dari sisi samping maupun belakang.

Bagian bonnet diklaim turut meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, terutama untuk pemakaian harian dalam durasi panjang.

Dua Pilihan Mesin: Diesel 2.4L dan Bensin 2.0L

Hilux Rangga yang dijual di Indonesia tersedia dengan dua pilihan mesin, keduanya sudah memenuhi standar emisi EURO4.

Mesin diesel 2GD-FTV 2.393 cc 4 silinder:

  • VNT Turbocharger common-rail
  • Tenaga 149 PS / 3.400 rpm
  • Torsi 343 Nm / 1.400–2.800 rpm (transmisi 5-speed M/T)
  • Torsi 400 Nm / 1.600–2.000 rpm (transmisi 6-speed A/T)

Mesin bensin 1TR-FE 1.998 cc 4 silinder:

  • Dual VVT-i
  • Tenaga 139 PS / 5.600 rpm
  • Torsi 183 Nm / 4.000 rpm (transmisi 5-speed M/T)

Belum Ada Versi 4x4, Ini Alasannya

TAM belum berencana menghadirkan Hilux Rangga dengan penggerak roda 4x4. Segmen pikap 4x4 sudah diisi Toyota Hilux, meski keduanya memakai sasis yang sama.

Posisi kedua model tetap dibedakan: Hilux untuk segmen pikap 4x4, sementara Hilux Rangga fokus pada kebutuhan niaga ringan dengan fleksibilitas konversi.

Harga Mulai Rp194,3 Juta, Masih Impor Utuh dari Thailand

Hilux Rangga yang dipasarkan di Indonesia masih diimpor utuh (CBU) dari Thailand. Rentang harganya mulai Rp194,3 juta hingga Rp309,6 juta, tergantung varian dan tipe konversi yang dipilih.

Bagi pelaku usaha yang butuh kendaraan niaga dengan bodi bisa disesuaikan, rentang harga itu menempatkan Hilux Rangga sebagai opsi di antara pikap komersial ringan dan truk ringan.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top