ACEH — Laga di Gianyar berjalan sesuai skenario tuan rumah. Bali United mengontrol jalannya pertandingan sejak menit awal, menekan pertahanan Isenmulang, dan membuka keunggulan lewat brace Thijmen Goppel, Teppei Yachida, serta Irfan Jaya.
Isenmulang Kalteng FC hanya bisa membalas satu gol melalui eksekusi penalti Douglas Oliveira di penghujung laga. Penalti itu diberikan wasit Agung Setiyawan setelah Thijmen Goppel dinilai melakukan pelanggaran di tambahan waktu babak kedua.
Bagi pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, kebobolan di menit akhir jadi catatan tersendiri. Ia menilai timnya seharusnya menutup laga tanpa kebobolan.
"Soal pelanggaran yang menyebabkan kami kebobolan seharusnya hal itu tidak terjadi dan kami bisa cleansheet juga malam ini. Tapi saya tetap bangga dengan tim yang sudah bekerja keras dan berjuang malam ini," ungkap Coach Johnny dikutip dari laman baliutd.com.
Pelatih asal Belanda itu menyambut positif performa anak asuhnya. Menurutnya, produktivitas empat gol jadi modal penting di awal musim.
"Kami bisa mencetak 4 gol adalah hal yang luar biasa dan seharusnya bisa lebih. Kemenangan yang indah dan kami memulai pertandingan dengan cukup baik, mengontrol jalannya pertandingan dan bermain bola yang baik," ujar Johnny.
Dengan hasil ini, Bali United mengoleksi 6 poin dari dua pekan. Kemenangan kandang perdana musim ini jadi fondasi sebelum menghadapi jadwal tandang yang lebih berat.
Pekan depan, pasukan Serdadu Tridatu bakal melakoni laga tandang ke markas Borneo FC di Samarinda. Ujian ini akan mengukur seberapa solid lini belakang Bali United setelah kebobolan penalti di laga terakhir.