ACEH — Senin (14/9/2026) bertepatan dengan 1 Bakdomulud 1960 dalam penanggalan Jawa, menandai peralihan dari bulan Mulud ke Bakdomulud. Kalender Jawa sendiri masih dipakai sebagian masyarakat untuk menentukan hari baik, merencanakan acara, hingga membaca karakter lewat weton.
Berbeda dengan kalender Masehi, pergantian hari dalam kalender Jawa dimulai saat matahari terbenam, bukan tengah malam. Sistemnya juga mirip kalender Hijriah karena sama-sama memakai perhitungan lunar.
Weton Senin Wage punya neptu 8, hasil gabungan nilai hari Senin (4) dan pasaran Wage (4). Angka ini sering jadi bahan pembicaraan soal kecocokan dan karakter dalam tradisi Jawa.
Orang yang lahir di weton ini digambarkan cenderung menghindari situasi memalukan. Mereka biasa merencanakan dan menimbang pilihan dengan hati-hati sebelum melangkah.
Watak weton Senin Wage dikenal jujur dan mau mendengarkan masalah orang lain. Sikap tenangnya membuat mereka tampak meyakinkan di mata lingkungan sekitar.
Karena itu, weton ini disebut cocok menjalani peran sebagai diplomat. Namun saat marah, mereka sulit menerima alasan dan bisa sangat keras kepala — lebih baik dibiarkan sendiri dulu untuk menenangkan diri.
Bulan Mulud berlangsung hingga Minggu Pon, 13 September 2026 atau 30 Mulud 1960. Sehari setelahnya, kalender Jawa masuk bulan Bakdomulud yang berjalan sampai Senin Pahing, 12 Oktober 2026.
Pergantian bulan ini masih jadi acuan sebagian masyarakat Jawa untuk mengetahui pasaran, weton, serta menentukan berbagai tradisi dan kegiatan adat.
Ramalan weton di atas sifatnya hiburan dan warisan budaya, bukan penentu nasib. Kalau kebetulan lahir Senin Wage, anggap saja ini cermin ringan untuk introspeksi diri.