ACEH — Googlebook OS sendiri merupakan platform laptop baru Google yang menggabungkan elemen Android dan ChromeOS. Menurut Google, perangkat Googlebook dari beberapa produsen bakal mulai hadir pada akhir 2026.
Dapur pacunya mengandalkan Intel Core Ultra 5 325 berbasis arsitektur Panther Lake. Prosesor 8-core tersebut terdiri dari empat P-core dan empat E-core hemat daya.
Untuk memori, Lenovo menyediakan pilihan RAM 16GB atau 32GB LPDDR5x. Penyimpanan SSD tersedia dalam kapasitas 256GB atau 512GB.
Layarnya memakai panel OLED touchscreen 15,3 inci dengan resolusi 2880 x 1800 dan refresh rate 120Hz. Panel tersebut memiliki tingkat kecerahan hingga 500 nits serta cakupan warna 100% DCI-P3.
Bobot laptop ini disebut hanya 1,29 kg dengan ketebalan 15,9 mm. Angka itu terbilang ringan untuk kelas layar 15 inci.
Di sisi konektivitas, Lenovo membekali laptop ini dengan dua port Thunderbolt 4, USB Type-A, HDMI 2.0, dan jack audio 3,5 mm. Ada juga Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.
Untuk kebutuhan video call, tersedia webcam 5MP. Sektor audio ditangani empat speaker Dolby Atmos, sementara keamanan mengandalkan sensor sidik jari dan face recognition Google.
Googlebook OS memiliki tombol khusus bergambar logo "G" pada keyboard. Sistem operasi ini mengintegrasikan fitur Gemini serta kemampuan terhubung dengan perangkat Android.
Belum ada bocoran mengenai harga maupun tanggal penjualan Googlebook 15. Melihat spesifikasinya, Googlebook dari Lenovo tampaknya bakal masuk ke kelas atas.
Laptop ini kemungkinan cocok untuk pengguna yang butuh layar OLED besar dengan bobot ringan, terutama untuk kebutuhan multimedia dan pembuatan konten. Pantau terus pengumuman resmi Lenovo soal harga dan ketersediaannya.