Jembatan Baru Krueng Tingkeum Kutablang Bireuen Dibuka 20 September, SGB 57 Meter Selesai Diaspal

Penulis: Hafizh Ramadhan  •  Rabu, 16 September 2026 | 22:43:31 WIB
Jembatan baru Krueng Tingkeum di Kutablang, Bireuen, mulai dibuka untuk kendaraan pada 20 September 2026.

BIREUEN — Jembatan baru Krueng Tingkeum di Kutablang, Kabupaten Bireuen, mulai dibuka untuk dilalui berbagai jenis kendaraan pada 20 September 2026. Pembukaan diperkirakan berlangsung siang hari, setelah seluruh pekerjaan aspal dan pengujian selesai.

Asisten Barang Milik Negara (BMN) Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Satker Wilayah I, Fachruddin, menyebut pengaspalan SGB 57 meter di bentang tengah menjadi tahap penentu. Pekerjaan itu membutuhkan aspal 54 kubik atau 54 ton dengan waktu sekitar dua jam.

SGB 57 Meter Diaspal Malam, Diuji Sehari Penuh

Pengaspalan bentang tengah rampung Selasa (15/9) malam. "Malam ini sampai selesai nanti SGB 57 meter kami aspal, butuh waktu sekitar 2 jam, kebutuhan aspal 54 kubik atau 54 ton," ujar Fachruddin di lokasi, pukul 22.00 WIB.

Rabu (16/9), pengujian dilakukan selama satu hari dengan dua metode sekaligus: beban dinamis atau beban bergerak dan beban statis atau beban tetap. Empat unit truk muatan disiapkan PT Krueng Meuh untuk menguji kekuatan struktur.

Pengujian menyasar tiga titik: bentang tengah, bentang pinggir, dan bentang sebelah barat. Setelah dinyatakan lolos, pengecatan marka jalan dimulai dari sisi arah Medan lalu dilanjutkan ke sisi arah Banda Aceh.

Jembatan Bailey Masih Menyambung Selama Perbaikan

Setelah jembatan baru dibuka, pekerjaan beralih ke perbaikan jembatan rangka baja lama yang rusak diterjang banjir. Jembatan Bailey yang selama ini dipakai sebagai penyambung tetap dibuka agar abudmen dan satu pilar tengah bisa dibangun.

Setelah abudmen dan pilar tengah selesai, gelagar SGB 50 meter akan dipasang. Tahap ini menjadi bagian akhir dari rangkaian pekerjaan duplikasi jembatan yang menghubungkan jalur Medan–Banda Aceh tersebut.

Pembukaan jembatan baru membuat arus kendaraan dari dua arah tak lagi sepenuhnya bergantung pada jembatan lama. Warga Kutablang dan sekitarnya yang melintasi Krueng Tingkeum kini punya jalur alternatif selama perbaikan jembatan rangka baja berlangsung.

Reporter: Hafizh Ramadhan
Sumber: metroaceh.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top