BANDA ACEH — Pelantikan pengurus DPW PPP Aceh masa bakti 2026–2031 berlangsung Sabtu malam (19/9/2026) dan sekaligus mengukuhkan jajaran DPC PPP dari kabupaten/kota se-Aceh. Agenda tersebut menutup rangkaian konsolidasi yang diawali Rapat Kerja Wilayah perdana pada 18–19 September 2026.
Kepengurusan baru PPP Aceh dipimpin Dr. Amiruddin Idris. Setelah dilantik, jajaran pengurus menargetkan penguatan struktur organisasi, pembinaan kader, pemetaan politik, serta persiapan penjaringan bakal calon anggota legislatif.
Amiruddin mengatakan konsolidasi organisasi telah dilakukan hampir tiga bulan dan mencakup penguatan struktur kepengurusan hingga tingkat DPC di 23 kabupaten/kota di Aceh.
Semangat kepengurusan baru dirangkum dalam tagline "Hana So Keunek Publa". Tagline itu dimaknai sebagai tekad untuk terus bergerak setelah perjuangan dimulai.
Dalam Rakerwil, PPP Aceh membahas penjaringan bakal calon anggota DPR secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi hingga pusat. Proses tersebut akan disesuaikan dengan regulasi resmi penyelenggaraan pemilu.
Pembahasan itu menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Mesin partai disiapkan sejak dini agar penjaringan calon berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan penyelenggara pemilu.
Selain agenda internal partai, PPP Aceh menyatakan komitmennya mendukung program Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah.
Dengan pelantikan tersebut, PPP Aceh memasuki periode kepengurusan baru. Agenda utama yang diusung adalah memperkuat organisasi dan menyiapkan kerja politik menuju Pemilu 2029.