Kafilah Aceh Peringkat Keempat MTQ Nasional 2026, Wagub Fadhlullah Serahkan Bonus Spontan Rp 200 Juta

Penulis: Teuku Fahreza  •  Minggu, 20 September 2026 | 15:01:01 WIB

BANDA ACEH — Pencapaian itu menjadi prestasi terbaik Aceh dalam 23 tahun terakhir. Terakhir kali Aceh menembus peringkat keempat terjadi pada MTQ Nasional 2003.

Penutupan MTQ Nasional XXXI dilakukan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Turut hadir Bupati Aceh Besar Syeh Muharram, Bupati Bireuen Mukhlis, serta sejumlah pejabat Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota.

Poin Aceh dan Peta Peringkat Nasional

Pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Aceh mengoleksi 99 poin dan menempati peringkat keempat bersama Jawa Timur. Kalimantan Timur menempati peringkat pertama dengan 288 poin, disusul Jawa Tengah dengan 208 poin dan DKI Jakarta dengan 129 poin.

Dek Fadh menyampaikan apresiasi atas perjuangan kafilah yang berhasil menempatkan Aceh di posisi empat besar nasional. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri penutupan MTQ Nasional 2026 di Lapangan Pancasila, Semarang.

"Kita bangga. Alhamdulillah, perjuangan anak-anak membuahkan hasil dan membawa nama baik Aceh. Ini menjadi motivasi untuk pembinaan ke depan," ujar Dek Fadh dalam siaran pers Biro Adpim Setda Aceh.

Bonus Rp 200 Juta dan Kunjungan ke Pemondokan Kafilah

Menurut Dek Fadh, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras peserta, pelatih, pembina, official, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan Kafilah Aceh menghadapi MTQ Nasional XXXI 2026.

"Ini bukan akhir. Kita harus terus melakukan pembinaan dan memberikan dukungan kepada anak-anak kita agar prestasi seperti ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan," katanya.

Sebelum menghadiri acara penutupan, Dek Fadh menyambangi pemondokan Kafilah Aceh di Ibis Styles Simpang Lima Semarang. Dalam kunjungan tersebut, ia bertemu langsung dengan peserta, pelatih, ofisial, dan pembina.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Kafilah Aceh atas kerja keras mereka selama mengikuti MTQ Nasional 2026.

"Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pembina dan official. Mereka telah bekerja keras membawa nama Aceh. Pemerintah Aceh akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi Qur'ani," ujarnya.

Pembinaan Generasi Qur'ani Jadi Fokus ke Depan

Dek Fadh berharap prestasi tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan generasi Qur'ani di Aceh. Dengan demikian, prestasi di tingkat nasional dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Prestasi ini menjadi bagian dari perjuangan para kafilah, pelatih, pembina, ofisial, dan seluruh pihak yang bersama-sama membawa nama Aceh dalam ajang MTQ Nasional 2026.

Reporter: Teuku Fahreza
Sumber: sagoetv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top