ACEH JAYA — Kontingen taekwondo Universitas Teuku Umar (UTU) menurunkan empat atlet dalam Open Turnamen Taekwondo Piala Bupati Aceh Jaya 2026. Dua pembina, Iqbal Maulana, S.Pd., M.Pd. dan Zulfikar, S.Sos., mendampingi langsung para mahasiswa di arena pertandingan untuk menjaga kondisi fisik serta mental bertanding mereka.
Pendampingan berlangsung sejak sesi latihan hingga laga berjalan. Pola pembinaan intensif itu dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat para atlet mampu menjaga performa sampai babak final.
Dua medali emas diraih Dea Selvira dan M. Syauqi Al Farabby setelah menyisihkan lawan-lawannya di babak final. Aulia Syakila mengamankan medali perak, sedangkan Luthfi Hidayatullah melengkapi perolehan tim dengan medali perunggu.
Keikutsertaan di turnamen daerah menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menguji ketangkasan sekaligus menambah jam terbang bertanding di luar kampus. Ajang ini juga menjadi pembuktian efektivitas program kerja UKM Olahraga UTU.
Ketua Umum UKM Olahraga UTU, Muhammad Fikri Maulana, menyampaikan rasa bangga atas capaian kontingen taekwondo tersebut.
"Pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah seluruh atlet dan pelatih. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi cabor lain untuk terus berkarya dan mengharumkan nama UKM Olahraga di kancah yang lebih luas," ujar Fikri.
Kemenangan di Aceh Jaya memperluas ruang bagi mahasiswa UTU untuk menyalurkan minat dan bakat secara terukur. Jalur pembinaan semacam ini membuka peluang lahirnya atlet-atlet muda potensial dari kampus di wilayah barat selatan Aceh tersebut.
Perolehan empat medali menegaskan posisi UKM Olahraga UTU sebagai wadah pembinaan bakat mahasiswa di tingkat daerah. Sejumlah cabang olahraga lain di lingkungan UKM kini mendapat dorongan untuk mengikuti jejak kontingen taekwondo.