ACEH — Kodam III/Siliwangi membuka penerimaan Bintara dan Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 mulai 1 Oktober 2026, tanpa biaya pendaftaran. Calon pria berusia maksimal 26 tahun dengan pendidikan minimal SMA/SMK sederajat dapat mendaftar secara online melalui laman resmi rekrutmen TNI AD. Pendaftaran Bintara ditutup 13 Januari 2027, sedangkan Tamtama hingga 10 Februari 2027.
Penerimaan prajurit TNI AD kali ini terkait dengan kebutuhan personel Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang dibentuk di berbagai wilayah Indonesia. Kodam III/Siliwangi menegaskan proses seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel tanpa jalur khusus maupun perantara.
Asisten Personalia (Aspers) Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf Noppy Laksana Armyanto mengingatkan calon pendaftar agar mengandalkan kemampuan sendiri. Ia menegaskan tidak ada pihak yang bisa menjamin kelulusan dengan imbalan uang.
"Yang bisa meluluskan itu hanya calon sendiri. Bukan melalui calo, bukan melalui panitia seleksi, tetapi calon sendiri," kata Noppy.
Penerimaan ini terbuka bagi calon dari luar Jawa Barat, termasuk santri pondok pesantren yang sedang menempuh pendidikan. Kodam III/Siliwangi juga berencana melakukan sosialisasi ke pondok pesantren di wilayahnya.
Kedua posisi diperuntukkan bagi calon pria. Penerimaan Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) dilaksanakan secara terpisah sesuai kebutuhan organisasi.
Pendaftaran Bintara berlangsung 1 Oktober 2026 hingga 13 Januari 2027. Validasi dilakukan 1 Oktober 2026 sampai 15 Januari 2027, sedangkan seleksi dijadwalkan 15 Oktober 2026 hingga 22 Januari 2027.
Untuk Tamtama, pendaftaran dibuka 1 Oktober 2026 sampai 10 Februari 2027. Validasi berlangsung hingga 12 Februari 2027 dan seleksi digelar 15 Oktober 2026 hingga 20 Februari 2027.
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id. Calon yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Babinsa atau satuan kewilayahan terdekat untuk memperoleh informasi dan pendampingan.
Pendaftaran dan validasi dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kuota telah terpenuhi. Jika menemukan pihak yang meminta uang atau menjanjikan kelulusan, masyarakat dapat melapor melalui Call Center Pengaduan WhatsApp Rekrutmen TNI AD di nomor 0813-1050-0074.
Di Jawa Barat, animo pendaftaran diperkirakan mencapai sekitar 9.000 orang untuk Bintara dan 18.000 orang untuk Tamtama. Angka tersebut merupakan perkiraan jumlah pendaftar, bukan jumlah calon yang akan diterima.
Prajurit yang ditempatkan di Yon TP tidak akan terus berada di satuan tersebut. Pola asimilasi atau pertukaran personel dengan satuan yang telah ada akan dilakukan untuk mendukung pembinaan karier, kepangkatan, dan penugasan.
Mulai latihan fisik secara rutin jauh sebelum jadwal seleksi kesegaran jasmani. Lengkapi dokumen administrasi lebih awal dan pastikan seluruh data yang diunggah sesuai ketentuan agar tidak tersandung validasi.
Seluruh proses penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Jangan percaya kepada siapapun yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.