ACEH SELATAN — Bupati Aceh Selatan Mirwan MS menyatakan masa tanggap darurat berlaku 14 hari ke depan. Penetapan status diambil setelah ia meninjau sejumlah titik banjir di Kecamatan Trumon Tengah dan menerima laporan perkembangan penanganan dari jajaran terkait.
Menurut Mirwan, status tanggap darurat dibutuhkan agar koordinasi lintas instansi lebih cepat, terutama bagi warga yang masih berada di lokasi pengungsian.
Banjir dipicu meningkatnya debit air Sungai Lae Soraya dan Krueng Trumon Raya setelah hujan intensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Aceh Selatan dan daerah lain di Provinsi Aceh. Luapan kedua sungai menggenangi badan jalan hingga masuk ke permukiman warga di Gampong Lhok Raya dan Cot Bayu.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Aceh Selatan, Ruspiadi, menyebut luapan terjadi setelah curah hujan tinggi berlangsung di kawasan hulu maupun hilir.
Hingga Kamis, 29 Oktober 2026, BPBD Aceh Selatan mencatat 102 jiwa dari 30 KK mengungsi. Sehari sebelumnya, Rabu, 28 Oktober 2026, jumlahnya 46 jiwa dari 16 KK yang bertahan di Markas Kompi C Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh, Trumon.
Dinas Kesehatan Aceh Selatan mulai menyalurkan bantuan obat-obatan dan menyiagakan tenaga medis untuk melayani warga terdampak di pos pengungsian.
Mirwan menginstruksikan seluruh jajaran Satgas Penanggulangan Bencana meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir susulan. Unsur terkait diminta terus memantau kawasan yang berpotensi mengalami kenaikan debit air sungai akibat curah hujan tinggi.
Ia juga mengimbau warga terdampak maupun yang tinggal di kawasan rawan bencana tetap tenang selama masa tanggap darurat berlangsung.
"Menghadapi kondisi saat ini pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan tanpa panik. Jangan sampai ada tindakan panik membeli kebutuhan yang hanya merugikan semua di tengah situasi darurat ini," ujar Mirwan.
Pemkab Aceh Selatan menyatakan prioritas penanganan diarahkan pada pemenuhan kebutuhan warga yang masih mengungsi, termasuk layanan kesehatan dan logistik. Pemantauan kondisi banjir di wilayah terdampak akan berjalan sepanjang masa tanggap darurat 14 hari.