GAYO LUES — Momentum Hari Buruh Internasional tahun ini tidak hanya diisi dengan aksi unjuk rasa, tetapi juga kegiatan sosial. BPJS Ketenagakerjaan Aceh Tenggara–Gayo Lues bersama Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana di wilayah setempat.
Bantuan diserahkan langsung di sejumlah titik lokasi bencana. Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akibat musibah alam.
Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana
BPJS Ketenagakerjaan Aceh Tenggara–Gayo Lues bersama Pemkab Gayo Lues menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini menyasar warga yang rumah dan mata pencahariannya terdampak bencana di beberapa kecamatan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Aceh Tenggara–Gayo Lues menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan dan kepedulian sosial. “Kami ingin hadir tidak hanya saat peserta membayar iuran, tetapi juga ketika mereka menghadapi musibah,” ujarnya.
May Day Jadi Momen Berbagi
Peringatan Hari Buruh Internasional biasanya identik dengan tuntutan hak pekerja. Namun di Gayo Lues, momen tersebut dimanfaatkan untuk kegiatan sosial yang menyentuh langsung masyarakat luas, termasuk mereka yang bukan peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan yang turun langsung ke lapangan. “Ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat Gayo Lues,” kata perwakilan Pemkab Gayo Lues.
Bencana di Gayo Lues Masih Jadi Perhatian
Wilayah Gayo Lues beberapa waktu terakhir dilanda bencana alam yang mengakibatkan kerusakan rumah dan fasilitas umum. Bantuan yang disalurkan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih dalam masa pemulihan.
Pemerintah setempat terus mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan berjanji akan terus memantau kondisi peserta dan masyarakat di sekitar wilayah terdampak.