Pencarian

Bupati Aceh Tengah Terima 7 Alat Berat dan 14 Dump Truck dari Mendagri Tito Karnavian untuk Pemulihan Pascabanjir dan Longsor

Selasa, 19 Mei 2026 • 15:11:13 WIB
Bupati Aceh Tengah Terima 7 Alat Berat dan 14 Dump Truck dari Mendagri Tito Karnavian untuk Pemulihan Pascabanjir dan Longsor
Bupati Aceh Tengah menerima bantuan 7 alat berat dan 14 dump truck dari Mendagri untuk pemulihan pascabanjir dan longsor.

TAKENGON — Sebanyak 42 desa di Aceh Tengah masih kesulitan akses jalan akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi hampir setiap hari. Kondisi ini mendorong Bupati Haili Yoga mengajukan permohonan bantuan langsung kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh dan Sumatera.

Hasilnya, Kemendagri mengirimkan 4 unit excavator PC 55, 3 unit backhoe loader, dan 14 unit dump truck ke daerah tersebut. Tak hanya alat berat, pemerintah pusat juga menyediakan biaya operasional berupa gaji operator dan bahan bakar minyak selama masa pemulihan.

Bantuan Turun Langsung Atas Perintah Mendagri

“Kami hari ini kedatangan tim dari Kemendagri atas perintah langsung Bapak Mendagri terkait bantuan penanganan pascabencana. Bantuan yang diberikan berupa 14 unit dump truck, 4 unit excavator, dan 3 unit backhoe loader,” ujar Haili Yoga, Selasa (19/5/2026), didampingi Wakil Bupati Muchsin.

Menurutnya, alat berat ini sangat dibutuhkan karena Aceh Tengah hampir setiap hari menghadapi longsor dan banjir di sejumlah titik. “Tadi kami juga baru selesai rapat bersama 42 desa terdampak bencana yang memang membutuhkan alat berat ini,” katanya.

Harapan Agar Alat Berat Tidak Ditarik Kembali

Bupati Haili Yoga berharap bantuan tersebut bisa tetap berada di Aceh Tengah untuk jangka panjang. “Kami berharap alat berat ini nantinya bisa tetap digunakan di Aceh Tengah dan tidak ditarik kembali, karena kondisi daerah kami memang sangat membutuhkan,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa kedatangan bantuan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat yang terdampak bencana. “Terima kasih kepada Bapak Mendagri atas perhatian dan dukungannya,” ujarnya.

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam Wilayah Aceh Tengah

Hingga saat ini, intensitas hujan tinggi masih melanda kawasan tersebut, membuat tanah longsor dan luapan sungai tetap menjadi ancaman harian. Alat berat yang baru tiba akan difokuskan pada pembersihan material longsor di jalur utama dan normalisasi sungai di desa-desa terdampak.

Dengan tambahan armada ini, pemerintah daerah menargetkan akses jalan ke 42 desa yang terisolasi dapat segera pulih dalam waktu dekat. (Mhd)

Bagikan
Sumber: lintasgayo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks