BANDA ACEH — Pemerintah Kota Banda Aceh kembali memperluas jangkauan kamera pengawas (CCTV) tahun ini dengan menyasar lima titik strategis yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban. Keputusan ini diambil setelah ditemukannya aksi pencurian kabel pada fasilitas pompa air di kawasan underpass Beurawe beberapa waktu lalu.
Lima Titik Prioritas dan Alasan Pemilihannya
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Kota Banda Aceh, Muhammad Zubir, menyebutkan bahwa pemasangan CCTV tahun ini difokuskan di Jalan Kartini kawasan Peunayong, Jalan Diponegoro di sekitar Mall Pelayanan Publik (MPP), underpass Beurawe, serta ruas jalan di belakang Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya.
“Tahun ini ada beberapa titik yang menjadi prioritas pemasangan CCTV, mulai dari kawasan Peunayong, Jalan Diponegoro di sekitar MPP, underpass Beurawe, hingga kawasan belakang Stadion Harapan Bangsa,” kata Zubir, Rabu (10/6/2026).
Underpass Beurawe Jadi Perhatian Khusus
Pemasangan CCTV di underpass Beurawe menjadi langkah antisipasi paling mendesak. Sebelumnya, fasilitas pompa air yang berfungsi mengendalikan genangan di kawasan tersebut mengalami pencurian kabel, yang berpotensi melumpuhkan sistem drainase saat hujan deras.
Selain itu, kawasan belakang Stadion Harapan Bangsa hingga samping Kantor Basarnas dan Jembatan BNN Provinsi Aceh dinilai sebagai titik yang memerlukan pengawasan ekstra. Zubir menambahkan, area ini selama ini dianggap rawan dan membutuhkan perhatian khusus dari sisi keamanan.
Dukung Keamanan di Pusat Aktivitas Warga
Pemasangan CCTV di Peunayong dan Jalan Diponegoro dilakukan untuk memperkuat pengawasan di pusat keramaian dan pelayanan publik yang setiap hari ramai dikunjungi warga. Kawasan Peunayong dikenal sebagai pusat perdagangan dan kuliner, sementara MPP menjadi tempat urusan administrasi warga.
“Perluasan jaringan CCTV ini merupakan bagian dari upaya Pemko Banda Aceh memanfaatkan teknologi untuk mendukung keamanan kota sekaligus memudahkan pemantauan di ruang publik,” jelas Zubir.
Target: Jangkauan Lebih Luas dari Tahun Lalu
Pada tahun sebelumnya, pemerintah telah memasang sekitar 30 titik CCTV di kawasan Ulee Lheue, mulai dari depan Dinas Pariwisata hingga Bundaran Pelabuhan Ulee Lheue. Dengan penambahan titik baru tahun ini, jangkauan pengawasan berbasis kamera di Banda Aceh diharapkan semakin luas.
Pemko menargetkan sistem ini dapat membantu mencegah tindak kriminal, mengawasi fasilitas publik secara real-time, serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di ruang terbuka.