Pencarian

SkyShowtime Berisiko Ditutup, Dewan JV Comcast-Paramoun

Senin, 14 September 2026 • 22:31:02 WIB
SkyShowtime Berisiko Ditutup, Dewan JV Comcast-Paramoun
Dewan SkyShowtime mengirim surat resmi kepada CEO Monty Sarhan terkait peninjauan opsi strategis perusahaan.

ACEH — Dewan joint venture SkyShowtime mengirim surat resmi ke CEO Monty Sarhan yang menyatakan bahwa pemegang saham telah memulai "review of strategic options for the business." Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penutupan layanan secara bertahap atau wind down.

Surat tersebut kemudian dibagikan Sarhan kepada seluruh karyawan SkyShowtime. Isinya menegaskan bahwa belum ada keputusan final, namun semua opsi masih terbuka.

Isi Surat Dewan ke Karyawan

Dalam suratnya, dewan menyebut SkyShowtime beroperasi di salah satu pasar paling kompetitif di industri ini. Mereka mengakui kerja tim dan fondasi yang sudah dibangun, tapi menilai lanskap industri terus berubah cepat dan tetap menantang.

"Against that backdrop, SkyShowtime's shareholders are commencing a review of strategic options for the business, which includes the possibility of a wind down. No decisions have been made, and all options remain under consideration," bunyi surat tersebut.

Dewan juga menegaskan layanan tetap berjalan normal untuk pelanggan dan mitra. Setiap posisi karyawan belum berubah saat ini. Mereka meminta tim tetap fokus menghadirkan kualitas layanan dan program hingga momentum bisnis terjaga memasuki 2027.

Pesan Monty Sarhan ke Tim

Sarhan menyampaikan pesan terpisah ke karyawan SkyShowtime. Ia mengakui kabar ini menciptakan ketidakpastian, dan prioritasnya bersama jajaran kepemimpinan adalah mendampingi seluruh tim melewati proses ini.

"Together, we have created a community and culture with empathy, opportunity, and innovation at its heart. Whatever comes next, we will all continue to be there for one another," ujar Sarhan.

Ia menekankan bahwa pembaruan ini adalah awal dari dialog, bukan akhir. Layanan diminta terus beroperasi seperti biasa sambil menunggu hasil peninjauan.

Latar Belakang dan Tekanan Pasar

SkyShowtime diluncurkan pada akhir 2022 dan bertahap hadir di lebih dari 20 wilayah Eropa. Layanan ini menggabungkan konten dari Peacock, Paramount+, dan Sky dalam satu platform.

Ketidakpastian ini muncul di tengah rencana akuisisi Paramount oleh Warner Bros. Discovery. Sejumlah laporan media menyebut ada rencana untuk diam-diam melebur SkyShowtime ke dalam Paramount+.

Kombinasi tekanan kompetisi streaming global dan konsolidasi pemain besar membuat posisi layanan regional seperti SkyShowtime semakin sulit. Keputusan akhir soal nasib layanan ini masih menunggu hasil peninjauan dewan.

Follow www.iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: variety.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks