Pencarian

OpiniJob Integrasikan e-KTP dan Biometrik untuk Tekan Akun Fiktif

Selasa, 15 September 2026 • 22:28:01 WIB
OpiniJob Integrasikan e-KTP dan Biometrik untuk Tekan Akun Fiktif
Platform digital OpiniJob mengintegrasikan verifikasi e-KTP dan biometrik dalam layanan riset pasar dan bursa kerja.

ACEH — Platform digital OpiniJob mengintegrasikan verifikasi identitas berbasis e-KTP dan teknologi biometrik ke dalam layanan riset pasar dan bursa kerja. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat validitas data sekaligus menekan risiko akun fiktif dan bot. Pengguna yang berpartisipasi dalam survei berbayar juga bisa memperoleh penghasilan sembari mencari pekerjaan.

Founder dan CEO OpiniJob Julizar menyatakan integrasi itu menjadi fondasi ekosistem yang ingin dibangun perseroan. Verifikasi dilakukan lewat dua mekanisme: pencocokan wajah (face match) dan deteksi kehadiran pengguna (liveness detection).

Dengan cara itu, responden survei maupun pencari kerja dipastikan merupakan individu nyata. Julizar menyebut pendekatan tersebut diperlukan di tengah meningkatnya risiko manipulasi identitas, penggunaan bot, serta penipuan dalam aktivitas riset pasar dan rekrutmen digital.

Mekanisme Verifikasi: Face Match dan Liveness Detection

Verifikasi identitas di OpiniJob tidak berhenti pada unggahan dokumen. Sistem mencocokkan wajah pengguna dengan data e-KTP, lalu memastikan yang bersangkutan benar-benar hadir saat proses berlangsung.

Kombinasi dua lapis ini menutup celah yang biasa dipakai akun anonim untuk masuk ke platform riset maupun lowongan kerja. Bagi penyelenggara survei, validitas responden menjadi taruhan utama karena data yang dihasilkan langsung memengaruhi kualitas temuan.

"Kami ingin membangun ekosistem digital yang bersih dan transparan. Dengan integrasi e-KTP dan verifikasi biometrik, kami berupaya meminimalkan celah bagi akun fiktif dan bot. Setiap pengguna harus merupakan individu nyata yang dapat dipertanggungjawabkan identitasnya," ujar Julizar dalam keterangan pers, Selasa (15/9/2026).

Survei Berbayar Jadi Sumber Penghasilan Sementara

Selain aspek keamanan, OpiniJob menawarkan peluang ekonomi melalui layanan survei berbayar. Pengguna yang berpartisipasi dalam riset pasar dapat memperoleh imbalan uang tunai sesuai ketentuan yang berlaku dan mencairkannya.

Skema ini menyasar masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Alih-alih waktu menunggu lamaran kosong, pengguna bisa mengisinya dengan mengikuti survei yang tersedia di platform.

"Kami ingin waktu yang dimiliki seseorang tetap bernilai secara ekonomi. Sambil mencari pekerjaan, pengguna dapat berpartisipasi dalam survei yang tersedia dan memperoleh penghasilan sesuai ketentuan," kata Julizar.

Dua Sisi yang Disasar: Validitas Data dan Penghasilan Pengguna

Integrasi e-KTP dan biometrik menempatkan OpiniJob pada persoalan yang jarang ditangani platform sejenis di Indonesia. Riset pasar digital kerap dikritik karena respondennya sulit diverifikasi, sementara bursa kerja bergulat dengan lowongan palsu dan pelamar fiktif.

Dengan menggabungkan kedua layanan dalam satu ekosistem, OpiniJob memposisikan verifikasi identitas sebagai prasyarat, bukan fitur tambahan. Bagi pengguna, konsekuensinya jelas: proses masuk lebih ketat, tetapi data yang mereka sumbangkan punya bobot lebih tinggi di mata pengguna jasa riset.

Julizar tidak merinci jumlah pengguna, mitra survei, maupun target pendapatan platform. Ia juga tidak menyebut jadwal peluncuran fitur secara bertahap atau cakupan wilayah layanan.

Follow www.iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks