Pencarian

Dishub Aceh Perkuat Akurasi Manifes Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan

Kamis, 24 September 2026 • 05:01:32 WIB
Dishub Aceh Perkuat Akurasi Manifes Penumpang dan Kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan
Kepala Dishub Aceh Teuku Faisal menegaskan pentingnya pencatatan manifes penumpang yang akurat dalam forum penguatan manifes di Banda Aceh.

BANDA ACEH — Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal menegaskan setiap penumpang yang naik kapal harus tercatat secara benar. Data manifes juga harus sesuai dengan kondisi aktual di lapangan, termasuk jumlah penumpang dan kendaraan yang diangkut.

"Manifes adalah pilar utama keselamatan pelayaran. Setiap penumpang yang naik kapal harus tercatat dengan benar," kata Teuku Faisal saat membuka forum.

Manifes Bukan Sekadar Catatan Identitas Penumpang

Penguatan manifes tidak hanya menyangkut pencatatan identitas penumpang. Data jumlah penumpang dan kendaraan juga harus dipastikan sesuai kapasitas kapal serta dikelola dalam sistem yang terintegrasi.

Menurut Teuku Faisal, sistem manifes perlu dikembangkan secara real-time ke depan. Dengan sistem tersebut, setiap perubahan data di lapangan dapat diketahui dan ditelusuri dengan lebih cepat.

"Ke depan, sistem manifes harus terintegrasi dan beroperasi secara real-time, sehingga setiap perubahan data di lapangan dapat dilacak dengan cepat dan akurat," ujarnya.

Mengapa Data Manifes Krusial Saat Keadaan Darurat

Data yang sesuai dengan kondisi sebenarnya diperlukan untuk mendukung pengawasan pelayaran. Manifes yang akurat juga memudahkan proses pencarian, evakuasi, dan identifikasi penumpang apabila terjadi keadaan darurat di kapal.

Dishub Aceh mendorong keterlibatan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kepatuhan terhadap pencatatan manifes. Forum tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi teknis dan langkah yang dapat diterapkan dalam pelayanan angkutan penyeberangan.

"Kami mengharapkan partisipasi aktif dan masukan konstruktif dari seluruh peserta agar pertemuan ini menghasilkan langkah konkret demi pelayaran penyeberangan yang aman, selamat, nyaman, dan akuntabel di Aceh," kata Teuku Faisal.

KSOP Malahayati hingga Jasa Raharja Dilibatkan

Forum digelar secara luring dan daring dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Mereka adalah Kepala KSOP Kelas IV Malahayati Capt. Amfami, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh Mochamad Haryanto, serta Kepala Kantor PT Jasa Raharja Aceh Sugeng Hariadi.

Penguatan akurasi manifes diharapkan tidak berhenti pada pencatatan administratif. Data yang akurat menjadi fondasi pengawasan pelayaran sekaligus mempercepat proses pencarian dan evakuasi penumpang saat kondisi darurat terjadi.

Follow www.iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks