ACEH — Sekitar 1.500 pelajar SMK Turen mengikuti program Arema FC Goes to School di lapangan utama sekolah, Kamis (24/9/2026). Kegiatan ini menghadirkan manajemen, pemain, dan komunitas suporter untuk menanamkan budaya mendukung tim secara tertib, antirasis, dan bertanggung jawab.
Program yang digelar di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang itu menghadirkan Manajer Operasional Arema FC Sudarmaji, founding father Arema Ovan Tobing, kapten Johan Ahmat Farizi atau Alfarizi, serta bek muda Alfiansyah. Presidium Aremania turut terlibat dalam sesi edukasi tersebut.
Sudarmaji: Pelajar SMK Bagian Generasi Suporter Kanjuruhan
Sudarmaji menegaskan pelajar SMK/STM sudah memasuki usia mandiri sehingga diharapkan mampu menjadi suporter yang bertindak dewasa. Dukungan kepada Singo Edan, katanya, tetap harus mengikuti aturan yang berlaku.
"Pelajar di tingkat SMK/STM ini sudah memasuki usia mandiri. Kita harapkan adik-adik bisa menjadi suporter yang bertindak dewasa, menaati peraturan, no rasis, dan siap untuk kembali meramaikan serta 'nribun' bersama di Stadion Kanjuruhan dengan penuh tanggung jawab," kata Sudarmaji.
Manajemen Arema FC juga membuka wacana skema tiket khusus pelajar untuk mempermudah akses menonton pertandingan secara langsung. Gagasan itu masih perlu pembahasan lebih lanjut sebelum diterapkan.
Ovan Tobing Dorong Kreativitas Chant dan Lagu Dukungan
Ovan Tobing mendorong pelajar SMK Turen menyalurkan kreativitas lewat chant dan lagu dukungan. Menurut dia, kreasi suporter bisa memperkuat atmosfer pertandingan di Stadion Kanjuruhan.
"Semangat adik-adik di STM Turen ini luar biasa. Saya membayangkan, kalau suatu saat ada kreasi lagu dan chant yang diciptakan di sekolah bisa digelorakan bersama-sama saat mendukung Arema di stadion," ujar Ovan.
Perwakilan Aremania Utas menyampaikan informasi soal Kartu Tanda Aremania (KTA) dan pentingnya komunikasi antara suporter di tingkat korwil dan presidium.
Alfarizi Berbagi Perjalanan Karier dari Akademi ke Kapten
Sesi tanya jawab bersama pemain menjadi bagian yang dinanti pelajar. Alfarizi berbagi pengalaman menempuh perjalanan karier dari akademi hingga dipercaya menjadi kapten Arema FC.
Dia menekankan disiplin dan kerja keras sebagai kunci menjalani proses sebagai pesepak bola. Alfiansyah menyampaikan pesan serupa, mendorong pelajar berani menetapkan cita-cita dan menjalani proses untuk mencapainya.
Ditutup Penampilan Apa Rapper
Rangkaian acara ditutup dengan penampilan Apa Rapper. Sekitar enam lagu dibawakan untuk menghibur para siswa di lapangan SMK Turen.
Melalui program ini, Arema FC mempertemukan pemain, manajemen, dan komunitas suporter dengan pelajar. Edukasi soal perilaku suporter menjadi materi utama yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.