Pencarian

Kisah Memes Rela Naik Bus demi Latihan Tari di Swara Mahardhika

Sabtu, 26 September 2026 • 12:33:01 WIB
Kisah Memes Rela Naik Bus demi Latihan Tari di Swara Mahardhika
Memes mengenang masa remajanya saat bergabung di Swara Mahardhika angkatan 9 pada 1980.

ACEH — Memes mengenang masa remajanya pada 1980 ketika ia bergabung di angkatan 9 Swara Mahardhika dan ditempa langsung oleh Guruh Soekarnoputra. Dari belajar tari, berkebaya, hingga disiplin organisasi, perjalanan itu menempanya jadi seniman tradisional seperti sekarang.

Perjalanan seni Memes tidak dimulai dari panggung megah, melainkan dari rutinitas naik bus menuju tempat latihan. Ia menceritakan pengalaman itu saat mengenang almarhum Guruh Soekarnoputra di rumah duka kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (29/9/2026).

Pelantun lagu Pesawatku ini masuk Swara Mahardhika pada 1980, saat masih berseragam SMP dan SMA. Di sanggar itulah mental dan keterampilannya ditempa langsung oleh sang maestro.

Belajar Tari hingga Kebaya dari Guruh

Memes menyebut Guruh mengajarinya hampir semua hal soal seni tradisional. Mulai dari tari-tarian, kebudayaan, organisasi, sampai disiplin.

"Jadi saya belajar nari, belajar kebudayaan, belajar organisasi, belajar disiplin. Semua tari-tarian dan belajar berkebaya, make up, rambut, di-konde-an semua Mas Guruh yang ngajarin," kenangnya.

Bagi Memes, sosok Guruh bukan sekadar guru seni. Ia menjadi figur yang membentuk cara berpikir dan bekerja para anggotanya sejak usia belia.

Naik Bus demi Setia Latihan

Pada era 1980-an, akses menuju tempat latihan tidak semudah sekarang. Memes memilih naik bus untuk bisa hadir di setiap sesi latihan.

Perjalanan itu bukan sekali dua kali. Ia menjalaninya selama bertahun-tahun, bahkan saat masih duduk di bangku sekolah.

Kebiasaan naik bus itu menjadi bagian dari pendidikannya soal disiplin. Datang tepat waktu dan mengikuti setiap arahan adalah hal yang tidak bisa ditawar di Swara Mahardhika.

Memakai Kebaya di Zaman yang Belum Lazim

Istri Addie MS ini juga mengenang tantangan tersendiri saat harus tampil dengan kebaya lengkap dan sanggul. Pada 1980-an, penampilan seperti itu belum lazim ditemui di jalanan untuk anak muda.

Namun justru di situ ia belajar percaya diri dengan identitas budayanya. Kebaya, konde, dan tata rias bukan sekadar kostum panggung, tapi bagian dari pembentukan karakter.

Pelajaran dari Masa Remaja di Swara Mahardhika

Pengalaman Memes menunjukkan bahwa keahlian seni tumbuh dari proses panjang. Latihan rutin, kedisiplinan, dan kesediaan menempuh jalan sulit menjadi fondasinya.

Bagi orang tua, kisah ini bisa jadi cermin soal pentingnya memberi anak ruang belajar seni sejak dini. Bukan untuk jadi terkenal, tapi untuk melatih mental, kerja sama, dan cinta budaya.

Warisan Guruh Soekarnoputra lewat Swara Mahardhika tetap hidup dalam diri para anggotanya. Memes adalah salah satu bukti bagaimana didikan seni bisa membentuk perjalanan hidup seseorang hingga puluhan tahun kemudian.

Follow www.iniaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lifestyle.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks