Banda Aceh – Prajurit TNI Angkatan Darat dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 899/Bata Satya Gardapati melakukan renovasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Tualang Cut di Kabupaten Aceh Tamiang yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi.

Komandan Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati, Letkol Inf Satriyo Pinandito, menyampaikan di Banda Aceh, Rabu, bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sekaligus respons cepat TNI AD dalam membantu pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh.

Ia menjelaskan, proses renovasi telah memasuki tahap awal dan mulai dilaksanakan sejak Selasa (3/2). Pekerjaan difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang terdampak bencana agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Sebanyak 30 personel Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati diterjunkan untuk melaksanakan renovasi dengan mengedepankan semangat gotong royong, kebersamaan, dan profesionalisme di lapangan.

Adapun sasaran renovasi meliputi perbaikan halaman sekolah, pembenahan plafon ruang kelas, serta pengecatan kusen dan jendela bangunan SDN 1 Tualang Cut yang rusak akibat terjangan banjir dan cuaca ekstrem.

“Progres pengerjaan hingga saat ini telah mencapai sekitar 15 persen dan akan terus ditingkatkan sesuai dengan rencana kerja yang telah disusun,” ujar Satriyo Pinandito.

Ia menambahkan, peran TNI di tengah masyarakat pascabencana tidak hanya sebatas pada penanganan darurat, tetapi juga mencakup upaya rehabilitasi dan rekonstruksi fasilitas umum, termasuk sekolah. Menurutnya, keberadaan bangunan sekolah yang layak dan aman sangat penting untuk mendukung kenyamanan serta tumbuh kembang peserta didik.

Yonif TP 899/Bata Satya Gardapati berkomitmen untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, serta masyarakat setempat agar proses renovasi berjalan lancar, tepat sasaran, dan selesai sesuai jadwal.

“Kami berharap renovasi ini dapat segera memulihkan kondisi SDN 1 Tualang Cut sehingga dapat kembali digunakan secara optimal, proses belajar mengajar tidak terganggu, dan para siswa dapat bersekolah dengan rasa aman serta semangat yang tinggi,” tutupnya.

Reporter: Sutomo