BANDA ACEH — Ratusan kader dan pengurus DPD Partai Demokrat Aceh turun tangan membersihkan Masjid Jami' Luengbata, Banda Aceh, dalam rangka menyambut HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri yang dicanangkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Aksi bersih-bersih ini menyasar lingkungan rumah ibadah sebagai simbol tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan.
Program Lingkungan dari AHY yang Diterjemahkan ke Aksi Nyata
Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri bukan sekadar seremoni. Plt. Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Rian Syaf, menegaskan bahwa program yang diluncurkan AHY ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
"Melalui gerakan ini, Partai Demokrat ingin menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menjaga kebersihan rumah ibadah bukan hanya menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong," ujar Rian Syaf di sela-sela kegiatan.
Isu Lingkungan Butuh Partisipasi Semua Elemen
Menurut Rian, persoalan lingkungan merupakan tantangan bersama yang tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Partai Demokrat, lanjutnya, ingin membangun budaya menjaga kebersihan yang dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk tempat ibadah.
Aksi di Masjid Jami' Luengbata ini diikuti oleh jajaran pengurus, kader, dan relawan Partai Demokrat Aceh. Mereka bahu-membahu membersihkan halaman, area wudu, dan bagian dalam masjid agar jamaah merasa nyaman saat beribadah.
Rangkaian HUT ke-25 Berlanjut dengan Aksi Sosial Lainnya
Gerakan Langit Biru Indonesia Asri digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Di Aceh, rangkaian kegiatan tidak berhenti di sini.
DPD Partai Demokrat Aceh berencana mengisi perayaan ulang tahun partai dengan sejumlah aksi sosial lainnya. Langkah ini disebut sebagai bentuk pengabdian partai kepada masyarakat, sekaligus memperkuat kedekatan dengan warga di tingkat akar rumput.