Mahasiswa KKN Unimal Perkuat UMKM Desa Mane Kareung Melalui Rebranding dan Pemanfaatan Digital
Aceh, 26 januari 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 68 Universitas Malikussaleh (Unimal) melakukan pendampingan kepada sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mane Kareung, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, pada Jumat (22/1/2026).
Di tengah dominasi tren kuliner modern dan konsep dekorasi minimalis, pelaku UMKM di Desa Mane Kareung menghadapi tantangan dalam mempertahankan produk berbasis tradisi. Menyikapi hal tersebut, mahasiswa KKN Unimal berupaya mengintegrasikan kearifan lokal dengan pendekatan teknologi digital.
Salah satu pendampingan dilakukan pada usaha rumahan milik Ibu Basiah, perajin kue tradisional Aceh seperti pulot, tapee ketan, dan timpan. Selama ini, jangkauan pemasaran produknya masih terbatas pada lingkungan sekitar, sehingga hasil produksi belum terserap optimal.
Mahasiswa KKN kemudian melakukan pembenahan usaha melalui proses rebranding, mulai dari penataan identitas usaha, pembuatan logo, hingga mendaftarkan lokasi usaha di Google Maps. Selain itu, pelaku UMKM juga dibantu dalam pengambilan foto produk agar lebih menarik untuk dipasarkan secara daring.
Pendampingan serupa juga dilakukan terhadap Mak Jubaidah, seorang lansia yang mengolah kemasan kopi saset bekas menjadi tikar dengan berbagai motif. Kerajinan tangan tersebut dinilai memiliki nilai estetika sekaligus potensi ekonomi yang cukup tinggi.
Mahasiswa melihat karya Mak Jubaidah sebagai produk kreatif ramah lingkungan. Tikar dari kemasan kopi, milo, dan bahan sejenis dipromosikan sebagai hasil inovasi berbasis daur ulang dengan nilai jual. Melalui konsep bertema “Seni dalam Mendaur Ulang”, proses pembuatan tikar diangkat sebagai karya unik yang berkelanjutan.
Kegiatan pendampingan ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan KKN, tetapi juga merupakan upaya melestarikan identitas budaya lokal agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Mahasiswa turut membekali pelaku UMKM dengan keterampilan pengelolaan pesanan melalui aplikasi pesan singkat serta menjaga mutu produk secara konsisten.
Kepala Desa Mane Kareung menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN Unimal. Ia menilai kehadiran mahasiswa membawa sudut pandang baru bagi pengembangan UMKM di desa.
“Mahasiswa menunjukkan bahwa tradisi bukan sesuatu yang tertinggal, melainkan perlu dikemas dan disampaikan dengan cara yang lebih sesuai dengan perkembangan saat ini,” ujarnya.