Pemerintah Aceh Serahkan Bantuan bagi Dayah Terdampak Bencana di Aceh Utara

Hadiran Pemerintah untuk Dayah
Penulis: Rian Murdani
Senin, 26 Januari 2026 | 17:40:03 WIB

Aceh, 26 Januari 2026 — Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah Aceh menyalurkan bantuan kepada sejumlah dayah yang terdampak bencana alam di Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut ditujukan untuk menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan serta mendukung kenyamanan para santri.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan yang dilaksanakan pada Sabtu (24/1/2026) difokuskan kepada enam dayah yang mengalami dampak cukup berat akibat bencana.

Ia menegaskan bahwa dayah memiliki peran strategis dalam pembinaan akhlak dan pencetakan generasi ulama. Karena itu, kehadiran pemerintah di tengah kondisi darurat merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap lembaga pendidikan keagamaan.

“Dayah berfungsi sebagai pusat pembentukan karakter dan kader ulama. Ketika musibah menimpa, pemerintah harus hadir untuk memberikan dukungan,” ujar Muhsin.

Enam dayah penerima bantuan tersebut meliputi Dayah Raudhatul Muta’allimat di Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu; Dayah Darussa’adah Aceh Cabang Gampong Teungoh, Kecamatan Sawang; Dayah Nurul Islam di Babah Buloh, Kecamatan Sawang; Dayah Darul Abrar di Gampong Blang Reulieng, Kecamatan Sawang; Dayah Miftahul Ulum di Gampong Ujong Baroh, Kecamatan Tanah Luas; serta Dayah Kafilul Yatim di Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timur.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar santri serta perlengkapan penunjang aktivitas dayah, antara lain kasur, kitab, mukenah, baju koko, peci, kain sarung, hingga peralatan kebersihan dan kerja seperti cangkul, sekop, dan kereta sorong.

Pemerintah Aceh berharap bantuan tersebut dapat mempercepat pemulihan fasilitas pascabencana sehingga proses belajar mengajar di dayah dapat kembali berjalan secara normal.

Reporter: Rian Murdani