Pencarian

Jembatan Bailey di Aceh Selesai Dibangun, Akses Sekolah Anak Kembali Normal

Senin, 02 Februari 2026 • 15:40:03 WIB
Jembatan Bailey di Aceh Selesai Dibangun, Akses Sekolah Anak Kembali Normal
Akses Sekolah Kembali Terbuka

Aceh, 02 Februari 2026 - Rampungnya pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Aceh mulai membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah selesainya Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Sungai Jambak dengan Desa Sikundo di Kabupaten Aceh Barat.

Jembatan tersebut kembali membuka akses penting yang sempat terputus, khususnya bagi anak-anak sekolah. Sejak dioperasikan, jembatan tampak ramai dilintasi warga. Anak-anak berseragam pramuka terlihat antusias melintasi jembatan bercat merah putih, sementara bendera Merah Putih berkibar di sepanjang bentangannya, menciptakan suasana penuh semangat kebangsaan.

Para guru pun menyambut baik kehadiran jembatan ini karena perjalanan menuju sekolah kini kembali aman dan lancar. Seorang guru SD Negeri 1 Jangka mewakili warga menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan jembatan tersebut.

“Kami dari UPDD SD Negeri 1 Jangka mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan seluruh anggota TNI yang telah membangun jembatan ini. Jembatan ini sangat vital bagi anak-anak kami untuk bersekolah, sekaligus mendukung aktivitas nelayan,” ujarnya, Kamis (29/2).

Raut bahagia juga terlihat dari anak-anak yang kini tak lagi khawatir berangkat ke sekolah. Dengan penuh semangat, mereka bersama-sama menyampaikan apresiasi, “TNI hadir untuk rakyat, terima kasih TNI.”

Tak hanya di Aceh Barat, Jembatan Bailey Matang Serdang di Kabupaten Aceh Utara juga telah rampung dan mulai digunakan masyarakat. Warga tampak melintas baik ??? dengan berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan roda empat. Kehadiran bendera Merah Putih di sepanjang jembatan menjadi simbol kembalinya aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Sementara itu, pembangunan jembatan gantung di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, masih terus berlangsung. Personel TNI terlihat bekerja merangkai lantai jembatan di atas sungai berarus deras dengan penerapan standar keselamatan ketat.

Serangkaian pembangunan jembatan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat Aceh, terutama dalam mendukung akses pendidikan, mobilitas warga, serta pemulihan aktivitas di daerah terpencil.

Selain infrastruktur jembatan, pemerintah bersama TNI AD juga terus membersihkan sekolah-sekolah terdampak bencana di Aceh. Sejumlah sekolah menunjukkan progres signifikan, seperti SDN 8 Meureudu, Dayah Miftahul Jannah, dan beberapa dayah lainnya.

Kegiatan belajar mengajar di wilayah terdampak telah dimulai kembali sejak 5 Januari 2026 dengan skema adaptif, termasuk penggunaan tenda untuk sekolah yang mengalami kerusakan berat. Rehabilitasi sekolah menjadi prioritas agar proses pendidikan segera kembali normal.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya percepatan pemulihan fasilitas publik seperti sekolah dan layanan kesehatan agar dapat segera berfungsi kembali. Kehadiran TNI dalam proses pemulihan ini sejalan dengan arahan Presiden bahwa negara harus hadir untuk masyarakat di masa-masa sulit.

Bagikan

Berita Terkini

Indeks